Masyarakat Waris Berharap Terjaga Selalu Dalam Pembangunan dan Pendidikan

0
313
Suasana kegiatan Kampanye Caleg Nomor 6 Parta Golkar Provinsi Papua Daerah Pemilhan 1, Rita Yoafifi, SH, M.kn, di Distrik Waris bersama masyarakat adat setempat, Sabtu (05/01/2019). (Berti Pahabol / lintaspapua.com )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Perwakilan Masyarakat Adat Kampung Waris,  Bonivento Mou Sama mengatakan bahwa dewan adat mandiri berdiri pada bulan Oktober 2018 dan hingga Januari 2019 sudah berjalan 3 bulan , organisasi ini dibentuk agar bersama masyarakat bisa mencegah kematian di kampung ini yang disebabkan oleh miras dan ganja.

Hal tersebut dikatakannya saat membuka kegiatan Kampanye Caleg Nomor 6  Parta Golkar Provinsi Papua Daerah Pemilhan 1,  Rita Yoafifi, SH, M.kn,  di Distrik Waris , Sabtu (05/01/2019).

Caption : Calon Legislatif (Caleg) DPR Papua No 6 dari Partai Golkar ( Golongan Karya ) Provinsi Papua, Rita Yoafifi, SH, M.kn., melakukan kunjungan ke Distrik Waris untuk mengenal lebih dalam masyarakat yang ada disana dan mendengar langsung keluhan masyarakat dikampung tersebut. (Foto Berti Pahabol / lintaspapua.com )

Ia juga menambahkan,  bahwa mereka senang bisa menyambut dengan baik caleg serta rombongan dari provinsi untuk melihat keadaan,keamanan serta pembangunan di distrik waris.

” Saya berharap distrik waris ini bisa di jaga keamanannya, pembangunan serta pendidikan untuk anak cucu kita kedepan,  siapa yang mau menggantikan kita kedepannya jika pendidikan serta pembangunan di kampung ini mati, saya ingin ada kerjasama yang baik,”  tutur dia

 

Kepala Distrik Waris,  Valentinus Suwandiyana juga menambahkan, bahwa sosialisasi bersama masyarakat waris ini sangat bagus,  karena fakta apa yang di sampaikan oleh perwakilan adat bahwa sudah sangat banyak anak serta cucu kami yang meninggal sia sia karena minuman keras.

” Saya harap juga untuk masyarakat bisa bekerja sama dengan baik ( bergotongroyong ) seperti dahulu, jangan lagi kita terpisah seperti ini, saya beserta istri akan melaksanakan bersama ibadah bersama masyarakat pada tiap mingguny, ini akan membangun kebersamaan tiap orang. ” kata dia

“Sehingga kasus kasus pembunuhan dan masalah masalah yang membuat anak cucu kita menjadi trauma harus kita singkirkan, agar tidak adalagi korban yang berjatuhan sehingga menyebabkan banyak nya orang Papua yang berada didalam jeruji besi. ” ungkapnya.

“Kita harus punya dasar hukum,  agar bisa menjalin kerjasama yang baik kepada Pemerintah,TNI dan Polri, maka saya senang dari caleg Golkar Rita Yoafifi untuk mengadakan kegiatan tersebut, saya berharap kedepan jika terpilih harus ada sosialisasi berkelanjutan untuk mencegah bersama yang bisa kita sebut virus mematikan tersebut. ” lanjutnya. (Berti Pahabol / lintaspapua.com )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here