<
Lintaspapua.com

BPS Papua : Pembangunan Infrastruktur Harus Dibarengi Dengan Pembangunan SDM

LINTAS PAPUA - Selasa, 1 Januari 2019 - 12:37 WITA
BPS Papua : Pembangunan Infrastruktur  Harus Dibarengi Dengan Pembangunan SDM
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Drs. Simon Sapary, M.Sc., saat diwawancara diruang kerjanya di Kantor BPS Papua Dok II Kota Jaypura, Senin (31/12/2018). (Fransisca / lintaspapua.com ) ()
Penulis
|
Editor

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Presentasi penduduk miskin di Provinsi Papua selama enam bulan terakhir mengalami penurunan sebesar 0,02 persen poin yaitu dari 27,76 persen pada September 2017 menjadi 27,74 persen pada Maret 2018, Sehingga perlunya pembangunan Infrastruktur dibarengi dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM)

 

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Drs. Simon Sapary, M.Sc., sekaligus dirinya menjelaskan, bahwa selain itu pada 2017 Provinsi Papua pernah memiliki Indeks Kebahagiaan di bawah Indeks Kebahagiaan Yaitu 67,52.

“Hal ini tidak perlu diprotes, namun harus di tangapi dengan positif, agar ada reaksi positif, instropeksi dan mengambil langkah maju untuk bangkit menata diri, menjadi lebih baik, tidak berada di posisi yang sama,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Drs. Simon Sapary, M.Sc.,  diruang kerjanya di Kantor BPS Papua Dok II Kota Jaypura, Senin (31/12/2018).

Mantan Kepala BPS Kota Jayapura ini berharap,  agar Papua mampu mengejar ketertingalan kita dari Provinsi lainnya, menjadi lebih bahagia, lebih sejahtera, sehingga kabupaten / kota harus bisa lebih giat juga membangun sumber daya manusia, karena masyarakat ada di kabupaten / kota, sebab provinsi hanya adminstrasi saja dan semua kewenangan diberikan kepada daerah.

 

“Mari kita sikapi diri menjadi bagian harus kita kerja, harus berpikir kita pacu dengan metode dan cara yang sudah diterapkan, kita mengejar ketertingalan kita,” ajakya.

 

Menurut Simon, bahwa  kondisi beberapa persen orang asli Papua masih belum mampu mengelola kekayaan yang Tuhan anugrahkan saat ini

 

“Beberapa Orang Asli Papua masih belum berdaya untuk bisa mengelola tanah dan laut yang diberikan Tuhan, kita orang Papua sendiri harus pikirkan bagaimana orang Papua bisa berdaya diatas tanahnya sendiri,”  katanya

 

Simon menuturkan,  bahwa pembangunan di Papua harus di ikuti dengan pentingnya pembangunan manusia Papua, mampu mengelola sumber daya melimpah di Papua.

 

“Pembangunan infrastruktur sudah bagus, tapi harus di barengi dengan pembangunan manusia, agar manusia Papua bisa berdiri di atas tanahnya sendiri, bukan jadi pegawai Negri sipil, bukan jadi angota dewan, bukan jadi pengusaha, tapi dari apa yang ada, mengelola sumber daya,” pungkasnya.

Dirinya mencontohkan ketika menulis tesis saat mengambil studi pasca sarjaan di Universitas Gaja Mahda (UGM) Yogyakarta dan mengambil studi kasus di Papua, yakni pemberian bantuan motor jhonson kepada masyarakat Papua dan Non Papua khususnya di wilayah perairan, namun dalam beberapa tahun banyak yang tidak terkelola dan berjalan baik, sementara yang non Papua bisa kelola baik.

Dijelaskan, bahwa apa yang dikerjakan melalui kebijakan Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP, MH., untuk membangun Papua Bangkit, Mandiri, Sejahtera dan Berkeadilan, juga telah diserahkan sejumlah anggaran kepada kabupaten / kota, sehingga mari kelola secara baik membangun manusia Papua.

“Tentunya dukungan Presiden Indonesia, Joko Widodo kepada Papua adalah bagian penting untuk juga kita menjaga dan mendukung program yang memajukan Tanah Papua,” tuturnya.

“Kalau demikian, maka peemrintah kabupaten / kota juga harus berpikir bagaimana caranya untuk menjawab persoalan ini, sehingga masalah tersebut tidak terulang lagi,” ucapnya.

Dirinya berharap,  pemerintah kabupaten / kota  dapat melihat berbagai persoalan pembangunan khususnya kepada masyarakat aslI Papua, sehingga bisa dilayani baik dan dierika  peningkatan kesejahteraan yang baik, termasuk membangun sumber daya manusia, selain pembangunan infrastruktur. (Fransisca / lintaspapua.com )

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123