Renungan Harian : Hari Tuhan Sudah Dekat

0
2581

Yesaya 13; Wahyu 14:7

”Merataplah, sebab hari TUHAN sudah dekat, datangnya sebagai pemusnahan dari Yang Mahakuasa.”
(Yesaya 13:6)

Pada beberapa tahun yang lalu di New Orleans akan diadakan pesta Southern Decadence, tepatnya tanggal 31 Agustus 2005. Ini adalah semacam pesta Mardi Gras yang dilakukan oleh para homoseksual dan lesbian. Tapi beberapa hari sebelum acara itu, telah terjadi badai Katrina yang memporakporandakan kota New Orleans dan sekitarnya.

Seperti halnya kota Sodom dan Gomora yang harus ditinggalkan oleh keluarga Lot, maka kota New Orleans yang terkenal sebagai Sodom kedua di Amerika sesudah San Francisco, adalah merupakan kota pertama di USA yang harus ditinggalkan penghuninya, karena ditimpa badai, banjir dan kebakaran-kebakaran yang menelan korban diperkirakan bisa mencapai 10.000 jiwa.

Pada waktu itu, bencana besar yang sedang ditakuti adalah gempa dahsyat yang diramalkan akan menimpa San Francisco dalam waktu dekat. Gejala-gejalanya menurut USGS (United States Geological Survey) Badan Pengawas Gempa Bumi Amerika Serikat, sangat meyakinkan dan mengerikan.

Silahkan mengambil konklusi sendiri apa arti semuanya ini, tapi yang jelas bencana alam di New Orleans dan yang ditakuti di San Francisco bila terjadi akan benar-benar memicu kepada ambruknya ekonomi Amerika yang akan menyebabkan terlaksananya UUHM (Sunday Laws).

Dan dalam hal ini, tidak dikait-kaitkan dan dicocok-cocokkan dengan peristiwa yang terjadi. Tetapi perlu diketahui bahwa Tuhan sanggup mengadili manusia yang terlalu bejat ini. Penghakiman akbar memang masih menantikan masanya, tetapi bukan berarti ALLAH tidak sanggup mengirimkan peringatan-peringatan-Nya.

Dia memberi peringatan-peringatan kepada manusia bahwa penghakiman bukanlah cerita isapan jempol. Sebab masanya akan tiba kelak bahwa semua orang akan diadili.

Tanpa bermaksud menakut-nakuti, namun kita harus tahu bahwa penghakiman itu nyata. Tetapi kita yang beribadah kepadaNya akan lolos dari murka-Nya. Karena itu, hiduplah seolah-olah besok adalah hari penghakiman itu.

Renungan :

Hidup benar itu tidak rugi. Hidup benar justru menguntungkan kita, sebab Allah tidak akan datang kepada kita sebagai Hakim, tetapi sebagai mempelai pria yang menjemput mempelai wanita. Yesus adalah Hakim di atas segala hakim. ( MULTIMEDIA DEPARTMENT GRAHA BETHANY NGINDEN )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here