JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Sekretaris Daerah Papua, TEA Herry Dosinaen menegaskan, bahwa sesuai instruksi Gubernur Papua bahwa 31 Desember atau akhir tahun tidak diperbolehkan masyarakat jayapura mengadakan pesta kembang api.

” Himbauan langsung dari Gubernur Papua, Lukas Enembe,  yaitu selama bulan desember ini tidak boleh ada kegiatan berlebihan yang dilakukan oleh masyarakat. ” tuturnya

Senada dengan itu Asisten I Setda Papua,  Doren Wakerkwa membenarkan,  bahwa apa guna dari menyalakan kembang api meriah-meriah setiap akhir tahun, namun diri kita belum bisa dirubah seperti kembang api yang menyala menerangi dunia.

” Namun diri kita belum bisa menjadi panutan, hanya kebiasaan semata membakar kembang api dimana mana, lalu minum minuman keras setelah itu bikin keributan dimana mana ini kan tidak ada perubahan sama sekali dari tahun sebelumnya hingga tahun ini,” tegas Doren.

“Lebih baik kita merayakan akhir tahun dengan damai, saling menghargai, saling menghormati sebagai sesama anak Tuhan, supaya manusia diberkati dan juga tanah Papua ini diberkati supaya mulai dari apa yang kita rencanakan,kita kerjakan dan juga semua pembangunan di Papua bisa diberkati oleh Tuhan,” katanya berpesan. (Berti Pahabol / lintaspapua.com )