JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua diinstruksikan segera menindaklanjuti kegiatan roadshow Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 dengan kementerian dan lembaga.

Hal itu disampaikan Gubernur Papua,  Lukas Enembe di Jayapura, dalam satu kesempatan, kemarin.

“Semua kementerian sudah kita datangi dalam roadshow kemarin kini tinggal bagaimana kita tindaklanjuti dengan kementerian melalui dinas teknis terkait,” terang Lukas.

Menurut Lukas kegiatan PON merupakan agenda nasional bukan Provinsi Papua sehingga akan wajib mendapat dukungan semua pihak. Bahkan Menteri BUMN Rini Soemarno telah menjanjikan bakal memerintahkan seluruh badan usaha milik daerah untuk memberikan dukungan penuh.

“Sehingga saya minta agar kita semua tidak melihat bahwa ini merupakan kegiatan Pemprov Papua saja. Ini agenda nasional yang wajib disukseskan oleh semua pihak yang ada di atas tanah ini”.

“Bahkan kita pun sedang mendorong untuk melakukan revisi Inpres PON yang diharapkan bisa rampung pada 2019 mendatang. Kita harap dalam revisi ini ada perubahan angka (dukungan dana) untuk dukungan PON,” harapnya.

Sebelumnya, masih berkaitan dengan pelaksanaan PON, Pemerintah Provinsi Papua sempat mempertimbangkan mengalihkan pelaksanaan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Tahun 2020, ke Provinsi DKI Jakarta.

Peparnas merupakan rangkaian dari kegiatan PON. Pengalihan juga dikarenakan Pemprov Papua belum dapat memenuhi penyediaan fasilitas bagi penyandang difabel.

Rencana pengalihan itu sendiri sebagaimana isi surat yang dikirimkan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, terkait pengalihan tuan rumah Peparnas XVI tahun 2020 ke DKI Jakarta.

“Namun kita sadar bahwa usulan ini tidak mungkin disetujui menteri, makanya kita tetap harus siap diri untuk menjadi tuan rumah,” tegasnya. (Harian Pagi Papua)