Ratusan Warga Jemaat Meriahkan Ebenhaezer Bermazmur di Kampung Yoka

120
Ketua Majelis GKI Ebenhaezer Yoka, Pdt. Diolina Ohoiwirin S.Si., dalam kesempatan tersebut berkenan membuka acara Ebenhaezer Bermazmur dengan didampingi majelis jemaat dan disaksikan warga jemaat dengan memukul tifa. (Eveerth Joumilena / lintaspapua.com )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Majelis Jemaat GKI Ebenhaezer Kampung Yoka menggelar Ebenhazer Bermazmur 2018 dengan menghadirkan empat lomba, yaitu, Cerdas Cermat Alkitab (CCA), Fashion Show, Vocal Grup dan Nyanyi Tunggal, yang diikuti sebanyak 165 Warga Jemaat dan 8 Wijk yang ada, dalam rangka menyambut Natal Yesus Kristus melalui puji – pujian.

 

Wakil Ketua Majelis Jemaat GKI Ebenhaezer Yoka, Max Olua mengatakan, kegiatan Ebenhaezer Bermazmur dilaksanakan dengan semangat menyambut Perayaan Natal Yesus Kristus, sebagaimana dalam pembukaan ibadah, dengan jelas Firman Tuhan mengatakan  Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan, langit dan bumi akan berlalu, tetapi puji – pujian bagi Tuhan tidak akan berkesudahan, karena Allah bertahtah diatas puji – pujian umat Nya,”

“Pujian lebih besar kuasanya, karena dengan puji – pujian maka orang yang lumpuh bisa berjalan dan yang sakit bisa sembuh, hanya karena dirinya bersorak – sorak bagi GTuhan, demikian Ebenhaezer bermazmur adalah untuk mengajak Jemaat DARI 8 WIJK dan anak – anak yang ada ikut bersama memuji Tuhan,” ujar Max Olua, dalam sambutannya, dalam gedung gereja GKI Ebenhaezer di Kampung Yoka, Senin (17/12/2018)

 

Dalam kesempatan tersebut, Max Olua bertanya spontan kepada anak – anak yang ada, apakah artinya Ebenheazer, hal ini juga akan menjadi diskusi dan pertanyaan dalam Cerdas Cermat yang akan digelar selama  tiga hari dari tanggal 17 – 19 Desember 2018 dan mendapat respon jawaban dari dua anak yang hadir dalam gereja.

” Atas nama majelis dan panitia kami sampaikan terimakasih kepada semua warga jemaat yang berpartisipasi dalam lomba,  bahwa ternyata kerinduan untuk mendalami Alkitab untuk anak – anak juga sangat besar,” tuturnya.

Dijelaskan, bahwa yag ikut Dalam kegiatan Ebenhaezer Bermazmur adalah untuk Cerdas Cermat Alkitab sebanyak 36 peserta dan Lomba Fasion Show sebanyak 72 warga, Menyanyi Tunggal atau solo sebanyak 57 orang dan Vokal Grup sebanyak 15 grup, sehingga jika ditotalkan sebanyak 165 warga jemaat, belum termasuk 15 grup.

“Kami ingin sedini mungkin menanamkan kepada anak – anak  pengenalan kepada Firman Tuhan, karena ancaman sudah dekat dengan anak  –  anak dari penyakit sosial narkoba, pergaulan bebas, aibon dan lainnya, tentu harus kita hindari dengan mengajak mereka tekun membaca Firman Tuhan,”  kata Max Olua, yang juga Koordinator Urusan Pembinaan Jemaat GKI Ebenhaezer Yoka.

 

Diakui, ini menjadi sebuah motivasi dengan melihat 10 – 20 tahun kedepan, mereka akan tetap menjaga eksistensi gereja.

“Kemudian pendalaman alkitab , selalu bermain handpone, lama – lama bisa lupa dengan Alkitab, sehingga lewat cerdas cermat alkiitab kita coba untuk memanggil mereka kembali untuk baca alkitab setiap saat,” tandasnya.

 

Sementara itu,  Ketua Majelis GKI Ebenhaezer Yoka,  Pdt. Diolina Ohoiwirin S.Si., dalam kesempatan tersebut berkenan membuka acara Ebenhaezer Bermazmur dengan didampingi majelis jemaat dan disaksikan warga jemaat dengan memukul tifa.

“Kita patut mengucap syukur , karena Dia Tuhan  baik dan bertahta diatas pujian, sehigga secara resmi kita membuka kehgiatan untuk tigab hari , 17 – 19 desember,” katanya.

Dikatakan, pihaknya bersyukur semua kegiatan lomba untuk memuliakan Tuhan dan mempererat persekutuan dan pelayanan ditengah Jemaat Ebenhaezer Yoka.

“Kita juga bersyukur dan terimakasih kepada Bapa Max Olua bersama keluarga yang mensponsorosi semua kegiatan dan semua bapa ibu dan anak – anak yang ambil bagian dalam kegiatan, mari kita bersyukur dan memuji memuliakan nama Tuhan Yesus,” tuturnya dalam sambutan, sebelumnya membuka secara resmi kegiatan tersebut. (Eveerth Joumilena / lintaspapua.com )