Pemerintah Kota Jayapura Musnahkan 32.002 KTP- el Rusak

0
553
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano MM., bersama Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H Rustan Saru MM., bersama pimpinan OPD saat memusnahkan KTP-el rusak. (Ardiles / lintaspapua.com )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) memusnahkan KTP-el Rusak dan Invalid sebanyak 32.002 keping, bertempat di lapangan upacara kantor walikota, Senin 17 Desember 2018.

 

Pemusnahan KTP-el berdasarkan surat Menteri Dalam Negeri Nomor : 470.13/11176/SJ tanggal 13 Desember 2018 tentang penatausahaan KTP-el Rusak dan Invalid,

Penandatanganan Berita Acara pemusnahan KTP elektonik yang Rusak oleh Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano MM., disaksikan Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM., bersama para OPD yang hadir. (Ardiles / lintaspapua.com )

Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano MM., yang hadir langsung menyaksikan pemusnahan KTP-el mengatakan, sesuai arahan Kementrian Dalam Negeri lewat Dirjen Dukcapil diperintahkan kapada pimpinan daerah seluruh indonesia bahwa harus menuntaskan perekaman KTP-el di wilayah masing-masing.

 

“Untuk itu saya telah memanggil kapala Distrik, Kelurahan dan Kepala Kampung untuk segera menyelesaikan perekaman KTP-el sampai tanggal 31 Desember 2018,” kata BTM sapaan akrab Walikota Jayapura saat di wawancarai media usai upacara gabungan sekaligus pemusnahan KTP di kantor walikota.

 

Dirinya menegaskan jika ada masyarakat kota jayapura yang tidak melakukan perekaman KTP-el maka NIK tersebut akan di blokir

 

“Kalau ada masyarakat yang acuh dan tidak mau malakukan  perekaman maka NIK tersebut akan kami usulkan kepada Dirjen Dukcapil untuk memblokir sementara NIK mereka,” tegas BTM

Dirinya juga berharap, setelah melakukan pemusnahan KTP yang rusak ini agar tidak disalah gunakan oleh oknum tertentu menuju Pilpres dan Pileg.

 

“Sehingga hari ini secara transparan kami sudah membakar semuanya, supaya tidak ada oknum-oknun yang salah gunakan KTP ini,” jelasnya

 

Senada dengan BTM, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) kota jayapura, DR. Merlan S. Uloli SE. MM., mengakatan melalui walikota jayapura sebagai pimpinan daerah untuk memusnahkan KTP-el rusak dan invalid sesuai surat edaran mentri dalam negeri.

 

“KTP yang rusak itu misalnya yang patah, terkupas dan fotonya tidak jelas sedangkan invalid itu seperti KTP yang masih baik tetapi adanya perubahan biodata pindah alamat dan status sehingga diganti,”ucap Merlan

 

Merlan menambahkan,  dalam rangka mensukseskan Pilpres dan Pileg Dukcapil di seluruh daerah diperintahkan untuk mengejar seluruh warga yang belum melakukan perekaman untuk melakukan perekaman KTP-el.

 

“Otomatis ada banyak KTP yang segera di cetak,” ujarnya

 

Lanjutnya, pemusnahan ini terkait dengan adanya kasus dibeberapa daerah dengan KTP tercecer, yang dengan sengaja di buang orang-orang tidak bertanggung jawab dan ada indikasi karena ini merupakan tahun politik, serta ada yang mengaitkan hal ini dengan politik sampai mendiskreditkan kinerja dari Dirjen Dukcapil.

 

“Menjaga jangan sampai ada tangan yang tidak bertanggung jawab maka dari dinas dukcapil langsung dimusnahkan dengan cara di bakar,” pungkasnya.  (Ardiles / lintaspapua.com)

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here