Perekaman E – KTP di Yahukimo Kendala Geografis, Distrik ke Distrik Gunakan Pesawat

87
“Sebab untuk ke distrik-distrik petugas mesti sewa pesawat dua kali. Penerbangan pertama untuk mengantas petugas lalu yang kedua membawa alat perekaman. Tak hanya itu, bahkan mesti membawa genset dan bensin sekitar dua drum," ujar Bupati Yahukimo Abock Busup., kepada media di Jayapura. (Berti Pahabol / lintaspapua.com )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Bupati Yahukimo Abock Busup memastikan, sampai dengan saat ini, sudah sekitar 12 ribu warganya yang telah mengikuti perekaman E-KTP atau kartu tanpa penduduk elektronik dari total 340 ribu.

 

Kendati jumlah itu belum separuh dari total jumlah penduduk yang ada di Yahukimo, pihaknya yakin seluruhnya akan bisa terekam secara elektronik pada beberapa waktu yang akan datang.

Bandara Nop Goliat Dekai. (ISTIMEWA)

“Tentunya kalau ada dukungan anggaran dari APBN khusus untuk perekaman minimal sekitar Rp 5 miliar per tahun. Sebab kalau tidak, kami sendiri belum tau kapan bisa selesai. Sebab untuk bidang kependudukan dan pencatatan sipil, kami hanya sediakan Rp 1 miliar saja,” terang Bupati Abock di Jayapura, Rabu (5/12/2018).

Menurutnya, saat ini pihaknya fokus mendorong perekaman E-KTP di wilayah ibukota kabupaten. Sebab untuk turun ke distrik-distrik, membutuhkan anggaran yang tak sedikit. Mulai dari ongkos angkutan pesawat untuk mengangkut orang dan barang.

“Sebab untuk ke distrik-distrik petugas mesti sewa pesawat dua kali. Penerbangan pertama untuk mengantas petugas lalu yang kedua membawa alat perekaman. Tak hanya itu, bahkan mesti membawa genset dan bensin sekitar dua drum,” ujar Bupati Yahukimo Abock Busup.

“Makanya, kita saat ini berusaha menunutaskan di ibukota kabupaten terlebih dahulu. Itu juga saran kami kepada dinas sosial di provinsi. Nanti kalau sudah selesai baru masuk ke distrik-distrik. Supaya bisa tercapai semua perekaman,” tuturnya.

Sebelumnya, Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Papua bakal melakukan perekaman KTP elektronik di sekolah-sekolah, guna memaksimalkan persentase perekaman di bumi cenderawasih yang masih berjumlah 42 persen.

Kepala Dinas Sosial, Kependudukan Catatan Sipil Papua, Ribka Haluk juga akan bekerja sama dengan Pemda Kabupaten Yahukimo melakukan perekaman KTP elektronik secara masal.

“Sebab Yahukimo juga sebagai kabupaten yang perekaman KTP elektroniknya masih dibawah sepuluh persen. Makanya kita akan lakukan perekaman masal yang akan dimulai dari Kabupaten Yahukimo, karena jumlah penduduk di daerah itu sangat banyak,” ucapnya. (Berti Pahabol / lintaspapua.com )