Perayaan Natal Keluarga Besar Chaay/Haay – Saiba Kayo Pulo di Skow Mabo

137
Ikatan Keluarga Besar Chaay/Haay-Saiba Kampung Kayo Pulo menggelar Natal 2018, berlangsung di Kampung Skow Mabo Distrik, Muara Tami Kota Jayapura, Jumat malam, (07/12/2018) kemarin. Suasana Ibadah Natal. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Ikatan Keluarga Besar Chaay/Haay-Saiba Kampung Kayo Pulo menggelar Natal 2018, berlangsung di Kampung Skow Mabo Distrik, Muara Tami Kota Jayapura, Jumat malam, (07/12/2018) kemarin.

Dalam sambutannya Ketua Panitia Natal Ikatan Keluaga Besar Chaay/Haay Saiba,  Wimfriets Wayoi, S.Sos mengatakan, puji syukur dan hormat kemuliaan hanya bagi Tuhan kita Yesus Kristus Tuhan Penebus kita, karena kelahiran-Nya telah membawa kita kepada suatu pengharapan keselamatan dan hidup yang kekal.

“Patut kita sadari dan syukuri pula bahwa hanya kerena kasih dan anugerahnya hingga saat ini kita dapat hadir dan bersekutu bersama dalam perayaan Natal Bersama Ikatan Keluarga Besar Chaay/Haay-Saiba Tahun 2018,” jelasnya.

Setiap tahun kita sebagai umat Tuhan selalu merayakan Natal dalam keluarga, persekutuan maupun jemaat. Namun seiring dengan perkembangan dan kemajuan zaman seringkali makna natal yang sesungguhnya perlahan demi perlahan mulai terkikis bahkan natal seringkali hanya dijadikan sebagai suatu pesta seremonial sekali setahun yang sangat meriah.

“Sebagai anak-anak umat kristen kita harus senantiasa menyadari bahwa Natal merupakan suatu moment yang sangat penting serta mengandung berjuta makna di hati setiap manusia. Kelahiran dan Yesus Kristus merupakan simbol bukti kasih dan kepedulian Allah yang tak terukur besar dan luasnya serta telah membawa perdamaian keselamatan dan sukacita besar bagi seluruh umat manusia,” urainnya.

Natal bersama tersebut juga di hadiri beberapa kepala suku yang ada di Kampung Kayo Pulo. Dan dihadiri oleh anak-anak dan cucu serta semua pranakan yang hadir dalam acara natal itu.

Natal keluarga besar Chaay/Haay-Saiba mengambil thema ” Melalui Perayaan Natal Ikatan Keluarga Besar Chaay/Haay-Saiba kita hidup dalam pimpinan hikmat Allah menjadi baru untuk menerapkan kasih dan persaudaraan”.

Pelayan Firman,  Pdt. Steven Pasaribu, S.Th mengambil firman yang terdapat di kita injil Yohanes 3:16.

Karena begitu besar kasih Allah akan Dunia ini sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya tunggal supaya setiap orang yang percaya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.

Dalam reflekis firman Tuhan itu juga Pdt. Steven Pasaribu mengajak, keluarga Chaay/Haay-Saiba untuk hidup rukun dan menjaga keharmonisan keluarga di tengah-tengah kerukunan keluarga besar. (MG)