Kelola Dana Rp.110,7 Triliun, Insan PUPR Diminta Jadi Manajer infrastruktur

62
Penyematan Satyalancana Karya kepada ASN Pemprov Papua, oleh Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Papua Doren Wakerkwa, pada upacara peringatan hari Bhakti PU ke – 73, di halaman Kantor Gubernur Dok II, Jayapura, kemarin (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Seluruh pejabat dan insan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) harus mampu menjadi manajer infrastruktur, bukan manajer konstruksi, agar dapat dipastikan pelaksanaan pembangunan infrastruktur, diselesaikan tepat mutu, tepat waktu, tepat biaya, dan tepat manfaat.

Hal demikian disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Bidang Pemerintahan Setda Papua,  Doren Wakerkwa, pada upacara peringatan hari Bhakti PU ke – 73, di halaman Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Senin (3/12).

Menteri juga mengingatkan agar pada akhir 2018 ini, insan PUPR pun fokus menyelesaikan pekerjaan yang sudah diprogramkan sepanjang tahun ini.

Sekaligus menjaga komitmen untuk mencapai prognosis sebesar 93% sesuai target yang disampaikan  saat Rakortas Kementerian PUPR pada November 2018 lalu, dengan tetap menjaga keselamatan, kualitas, dan keamanan hasil pekerjaan.

Sementara di 2019 mendatang, sambung dia, Kementerian PUPR diberikan amanah alokasi anggaran sebesar Rp.110,7 triliun yang merupakan alokasi terbesar dari seluruh kementerian/lembaga. Dana sebesar itu, bakal dipergunakan mendukung misi penguatan SDM dan perekonomian masyarakat melalui pembangunan sekolah, perguruan tinggi, madrasah, serta pasar induk regional.

“Sehingga pada kesempatan ini, saya berpesan agar insan PUPR selalu menanamkan dalam diri kita sebuah sikap kerja keras dengan cerdas dan ikhlas. Kemudian bergerak cepat dengan sigap dan cermat serta bertindak tepat dengan hasil yang bermanfaat”.

“Kita juga harus mampu memecahkan setiap persoalan dengan nyata dalam rangka membangun konektivitas guna mempersatukan Indonesia. Tetapi juga yang terpenting adalah menyediakan tempat tinggal layak, meningkatkan ketahanan pangan dan air supaya kesejahteraan bangsa Indonesia bisa terwujud,” terang dia.

Pada kesempatan itu, dirinya mengingatkan soal integritas dan kompetensi bagi insan Pekerjaan Umum Dan Perumahan. Diantaranya dengan mengawal pemerataan dan peningkatan daya saing yang diperlukan, supaya tercipta sebuah  kepemimpinan yang kuat di instansi pekerjaan umum seluruh Indonesia.

Sekedar diketahui, disela-sela peringatan hari bhakti PU, turut digelar ziarah ke Taman Makan Pahlawan (TMP) Waena. (Harian Pagi Papua)