Hari Kesehatan Nasional 2018 : Momen Satukan Visi Sehatkan Orang Papua

0
53
Halaman Kantor Dinas Kesehatan Papua penuh dengan peserta lomba. Semua lintas sektor kesehatan di Papua ikut serta dalam lomba yang dilaksanakan oleh Dinkes Papua dalam rangka peringatan HKN 2018. (Foto / GMR/Istimewa)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  —  Dalam rangka menyongsong Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 yang jatuh pada 12 November 2018, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua menggelar aneka perlombaan melibatkan berbagai satuan kerja, rumah sakit, dan mitra kesehatan di Papua.

Kepala Dinas Kesehatan Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes mengatakan, perlombaan yang berlangsung di depan Kantor Dinkes Papua itu dibuka secara resmi pada Jumat (09/11/2018). Adapun aneka lomba yang digelar di antaranya lomba tarik tambang dan gaplek berhadiah antar instansi kesehatan. Sebelum lomba, diawali dengan jalan santai bersama yang berlangsung sekira pukul 07.00 WIT.

“Halaman Kantor Dinas Kesehatan Papua penuh dengan peserta lomba. Semua lintas sektor kesehatan di Papua ikut serta dalam lomba yang dilaksanakan oleh Dinkes Papua dalam rangka peringatan HKN 2018,” kata Aloysius.

Aloysius merinci sejumlah satuan kerja dan lintas sektor kesehatan yang mengikuti lomba di antaranya Rumah Sakit (RS) TNI Angkatan Darat Marthen Indey, RS Provita, RS Dian Harapan, DSUD Abepura, dan RSUD Jayapura. Selanjutnya, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Jayapura, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM).

“Saya berharap, momen HKN tahun ini menjadi kesempatan bagi kami dan seluruh satker dan mitra kesehatan untuk satukan visi karya pelayanan kesehatan di unit masing-masing yaitu menyehatkan dan menyelamatkan masyarakat Papua dari sakit dan kematian,” tegasnya.

Hari Kesehatan Nasional tahun 20128 ini mengambil tema Aku Cinta Sehat dengan subtema Ayo Hidup Sehat, Mulai Dari Kita. Tema ini sejalan dengan Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Program lndonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK), yang menekankan pada upaya promotif dan preventif sebagai pendekatan pembangunan kesehatan. (Gusty Masan Raya)