Hindari Motor Curian, Polres Jayapura Imbau Warga Beli Motor Harus Dilengkapi Surat Kendaraan

0
38

SENTANI (LINTAS PAPUA)  –   Kapolres Jayapura,  AKBP Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.Si.,  melalui Kabag Ops Polres Jayapura AKP Roberth Hitipeuw, SH, MH., menyampaikan kepada masyarakat agar tidak membeli sepeda motor yang patut diduga atau dicurigai sebagai hasil kejahatan.

Dalam membeli motor harus di lengkapi dengan surat kendaraan STNK/BPKB apabila menemukan orang yang mencurigakan yang akan menjual motor agar segera melaporkan kepada pihak Kepolisian Resor (Polres) Jayapura.

Saya imbau kepada masyarakat agar apabila hendak membeli kendaraan agar terlebih dahulu di teliti dokumen kepemilikannya yaitu, BPKB dan STNK. Apabila membeli kendaraan tanpa di lengkapi dengan dokumen pendukung seperti BPKB dan STNK atau merupakan hasil kejahatan pencurian kendaraan bermotor, maka pembeli tersebut dapat di proses sesuai hukum yang berlaku dan dapat di jerat dengan Pasal 480 KUHP tentang Penadahan, imbuhnya.

Imbauan Kabag Ops AKP Roberth Hitipeuw ini pada hari Minggu (4/11/2018) malam lalu dalam pelaksanaan patroli Cipta Kondusif (Cipkon), untuk mencegah peningkatan kasus pencurian motor maupun penadahan motor hasil curian. Sehingga dalam kegiatan tersebut banyak di temukan kendaraan tanpa dokumen kepemilikan serta ada yang terindikasi merupakan hasil curanmor.

Sudah ada beberapa penadah yang kami proses hukum. Maka itu kami tegaskan sekali lagi untuk lebih teliti dalam membeli kendaraan, apalagi kendaraan yang diindikasikan merupakan hasil curanmor, tegasnya dalam rilis persnya yang dikirim ke wartawan harian ini via pesan elektronik, Senin (5/11/2018) pagi.

AKP Roberth Hitipeuw menambahkan, perlu di ketahui bahwa dalam Pasal 480 KUHP tentang Penadahan, pelaku bisa di ancam dengan hukuman empat (4) tahun kurungan penjara.

[03:42, 11/5/2018] HPP Irfan: 3 Hari Operasi Cipkon Polres Jayapura Amankan Puluhan Motor Hasil Curian

SENTANI (HPP)- Kepolisian Resor (Polres) Jayapura lagi-lagi giatkan razia operasi Cipta Kondusif (Cipkon) di wilayah hukum Polres Jayapura guna menekan jumlah angka kriminalitas dan mengantisipasi tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Operasi Cipkon ini dilakukan selama tiga hari berturut-turut mulai hari Jumat (2/11/2018) hingga Minggu (4/11/2018) malam sekitar pukul 20.00 WIT itu demi terwujudnya rasa aman dan nyaman di tengah-tengah masyarakat beberapa hari hingga kedepan.

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si, melalui Kabag Ops Polres Jayapura AKP Roberth Hitipeuw, S.H., M.H., dalam rilisnya kepada wartawan harian in, Senin (5/11/2018) siang menyampaikan, pihaknya melaksanakan Patroli Cipta Kondusif ini guna menekan jumlah angka kriminalitas dan mengantisipasi tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat di Kabupaten Jayapura. Patroli Cipta Kondusif ini sudah berjalan selama tiga hari berturut-turut.

Hasil yang kami capai selama tiga hari itu telah mengamankan puluhan sepeda motor yang di duga merupakan hasil curanmor. Terbukti juga setelah kami cek identitas kendaraan terdapat beberapa motor yang merupakan hasil curanmor. Tidak hanya itu, beberapa pengendara telah kami mintai keterangan. Dari hasil pemeriksaan ada pengendara yang memenuhi unsur sebagai penadah maupun pelaku curanmor,” bebernya.

Kabag Ops AKP Roberth Hitipeuw mengakui, sudah ada beberapa orang tersangka dan barang dari motor itu merupakan hasil curian, yang di lakukan di wilayah Abepura maupun Kota Jayapura.

Sehingga kita berkoordinasi kemudian menyerahkan tersangka berikut barang buktinya ke Polsekta Abepura maupun Polresta Jayapura, akunya.

Lanjut AKP Roberth Hitipeuw, masih banyak barang bukti yang pihaknya tahan di duag hasil Curanmor. Bagi warga yang merasa kehilangan, kami harap bisa mengeceknya langsung ke Polsek Sentani Kota. Kami juga akan selalu berupaya semaksimal untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Diharapkan dengan adanya patroli Cipkon ini akan mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan untuk melaksanakan niatnya, ujarnya.

Selama kegiatan patroli yang pihaknya lakukan beberapa hari ini, terbukti juga pengaduan masyarakat tentang tindak pidana mulai menurun. Oleh sebab itu, kami akan terus laksanakan. Sehingga rasa aman dan nyaman bagi warga bisa tercapai, tukasnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)