Pemkab Wajib Tindaklanjuti Tinjauan Pengelolaan Sagu di Kepulauan Meranti

0
534
Sagu Kacang dan Teh atau Kopi menjadi sajian yang asyik saat bersantai dan berdiskusi, sambil nikmati Kopi Papua. (Eveerth Joumilena / LintasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di Papua, diimbau menindaklanjuti hasil kunjungan ke Kabupaten Kepulauan Meranti, terkait pengelolaan sagu untuk kemudian diterapkan di wilayahnya masing-masing.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Noak Kapisa  mengatakan, bahwa Kabupaten Kepulauan Meranti, merupakan salah satu wilayah yang berhasil dalam memproduksi sagu.

Dimana, hanya dengan luas lahan sagu sekitar 12 ribu hektar, dengan pabrik kilang yang ada, tercatat mampu meraup keuntungan sekitar Rp300 juta perbulan. Sementara petani sagu pembudidayanya bisa menerima sekitar Rp17 juta s/d Rp20 juta perbulan.

Ilustrasi Hutan Sagu Disekitaran Danau Sentani di Kampung Ayapo (Eveerth Joumilena /Koran Harian Pagi Papua)

Tak sampai disitu, bahan sagu yang digunakan oleh Pemkab Kepulauan Meranti, dibeli dari Provinsi Papua. “Sehingga hal ini yang barangkali bupati dan walikota di Papua mesti jadikan perhatian. Sebab kita di Papua ini memiliki wilayah luas dan punya lahan besar untuk ditanami sagu. Makanya kemarin kan ada studi banding ke Kepulauan Meranti yang juga dihadiri sejumlah bupati dan OPD terkait”.

“Dengan demikian, saya harapkan dari hasil tinjauan ini ada tindak lanjut atau paling tidak ada contoh yang dibuat pada masing-masing wilayahnya, lebih khusus dalam mengelola sagu,” terangnya.

Sebelumnya, robongan Pemprov Papua dan bupati mengunjungi Pabrik Tepung Sagu PT. National Sago Prima, Kampung Tanjung Bandul, Distrik Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

Kelapa Parut dan Sagu siap dicampur (Foto Whens Tebay)

Rombongan Pemprov Papua meninjau cara pembuatan sagu yang kemudian diolah menjadi tepung untuk kemudian dijual ke luar negeri dengan harga Rp6000 per kilogram. Tak sampai disitu, rombongan Pemprov Papua mengunjungi salah satu pengolahan sagu skala home industri yang juga memproduksi tepung dengan penghasilan belasan juta rupiah per bulan.

Bupati Kabupaten Jayapura Mathius Awoitauw yang ikut dalam peninjauan mengaku siap mendorong kabupatennya sebagai salah satu daerah pilot project (proyek percontohan) untuk memacu masyarakat bumi cenderawasih meningkatkan budi daya sagu. (Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here