TIMIKA (LINTAS PAPUA)  –  Kepolisian Resor Mimika Papua resmi menetapkan tiga orang menjadi tersangka kasus penganiayaan terhadap LPB alias Leo, seorang bocah berumur 13 tahun yang kedapatan mencuri ayam milik warga. Sabtu. (3/11/2018). Siang.

Ketiga tersangka, LOR, SBR, dan LR dijerat pasal 80 ayat (2) UU No 117 tahun 2016 tentang Penetapan Perppu No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak atau pasal 170 ayat (2) KUHP dengan ancaman lima hingga 15 tahun penjara.

Ketiga tersangka, LOR, SBR, dan LR dijerat pasal 80 ayat (2) UU No 117 tahun 2016 tentang Penetapan Perppu No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak atau pasal 170 ayat (2) KUHP dengan ancaman lima hingga 15 tahun penjara. (Tribratanews.papua.polri.go.id)

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP I Gusti Agung Ananta menyampaikan.  bahwa tindakan tersangka tidak dibenarkan, sekalipun korbannya berlaku salah. Tindakan main hakim sendiri perlu menjadi perhatian khusus bagi kita semua.

“Kekesalan para tersangka terhadap Leo yang kedapatan mencuri ayam bukanlah menjadi sebuah alasan untuk kemudian main hakim sendiri dengan menganiaya anak di bawah umur tersebut,” ujar Kasat.

Kasat Reskrim juga mengatakan, awalnya lima orang diamankan dalam kasus tersebut namun dua orang dipulangkan,  karena hanya turut menyaksikan dan sempat mengingatkan para pelaku untuk berhenti menganiaya korban.

“Kami pastikan bahwa yang melakukan pemukulan ada tiga orang, mereka terpenuhi unsur dengan sengaja termasuk dengan menggunakan alat menganiaya korban,” ucapnya.

Dalam kasus ini, Polisi turut mengamankan barang bukti berupa sebuah kayu yang digunakan tersangka memukul kepala korban hingga berlumuran darah.

Kemudian sebuah helm yang juga dipakai memukul kepala korban, serta rantai besi sepanjang 132 Cm yang dipakai para tersangka mengikat korban usai melakukan penganiyaan. (Tribratanews.papua.polri.go.id)