Operasi Pekat Polres Jayapura : Ringkus 16 Pelaku Kejahatan dan Amankan 30 Unit Motor Curian

0
373
Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si, didampingi Kasat Reskrim Polres Jayapura Iptu Oscar F. Rahadian, S.IK, Kasat Reserse Narkoba Iptu Najamudin, Kapolsek Sentani Kota Kompol Hakim Sode, S.H., M.H. dan Kapolsek Sentani Timur Ipda heri Wicahya, ketika menggelar press rilis terkait hasil Operasi Pekat Matoa 2018, di Aula Obhe Reay May (Rumah Perdamaian) Maporles Jayapura, Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Kamis (1/11/2018) sore. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Polres Jayapura mengungkap sejumlah kasus kejahatan di Kabupaten Jayapura dan sekitarnya selama 2 pekan Operasi Pekat Matoa 2018. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap 16 pelaku kejahatan.

Total ada 16 pelaku kejahatan yang kita amankan. 16 pelaku kejahatan ini, semuanya dilakukan penahanan, jelas Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH, S.IK., MH, M.Si., dalam rilis di Aula Obhe Reay May (Rumah Perdamaian) Mapolres Jayapura, Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Kamis (1/11/2018) sore.

Total kasus yang diungkap selama operasi yakni 10 kasus dengan perincian, 2 kasus penadahan motor curian, 2 kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), 2 kasus perjudian dan 4 kasus Narkoba.

Pada sore hari ini (kemarin) kita melakukan press rilis terkait dengan kegiatan Operasi Pekat Matoa 2018, yang dilakukan mulai dari tanggal 16 hingga 29 Oktober 2018. Dan untuk target operasi (TO) dalam Operasi Pekat yaitu pelaku atau DPO tindak pidana.

Sedangkan untuk target operasi kegiatan yang berkaitan dengan perjudian, kemudian curanmor, pencurian dengan kekerasan (Curas) serta Narkotika, imbuhnya.

Selama dua pekan Polres Jayapura berhasil mengungkap berbagai macam kejahatan.

Dari jenis kasus yang diungkap, paling tinggi yakni kasus Narkotika sebanyak 4 kasus yang terjadi di wilayah Sentani Timur dan Sentani Kota. Kemudian kasus perjudian 2 kasus yang diamankan di area dekat Bandar Udara (Bandara) Sentani. Pengungkapan kasus yang tertinggi selanjutnya yakni pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) maupun penadahan motor curian masing-masing dengan dua kasus.

Kali ini tim gabungan Polres Jayapura terdiri dari Tim Cycloop, Opsnal Satuan Reserse Narkoba, Tim Paniki, Tim Cakra dan aparat Polsek Sentani Timur berhasil mengamankan 30 unit sepeda motor hasil curian, mengungkap dua tempat pembuatan minuman keras lokal (Milo) jenis Ballo dan Boplas, 2 bungkus Narkotika jenis Ganja serta kasus perjudian jenis kartu, paparnya.

Dari 30 unit sepeda motor yang diamankan setelah anggota kepolisian mengeceknya, ternyata terdapat 16 unit roda dua yang memiliki laporan polisi. Dari 16 unit sepeda motor itu perinciannya 6 unit telah melapor di Polsekta Abepura, 8 unit di Polres Jayapura, 1 unit di Polsek Sentani Kota, 1 unit di Polsek Sentani Timur.

“Sehingga terdapat 14 unit motor lagi yang tidak ada laporan polisi. Sementara untuk 6 unit yang telah melapor ke Polsekta Abepura akan kami serahkan tersangka berikut barang buktinya,” imbuh Kapolres Victor.

Masing-masing dari keempat pelaku, baik terhadap dua pelaku Miras dikenakan Pasal 204 (1) KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara, sedangkan dua pelaku pengedar atau penjual Narkotika jenis Ganja dikenakan Pasal 111 dan 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.

 

Sementara untuk dua pelaku penadahan motor curian telah diproses di Polsekta Abepura sesuai dengan data laporan polisi Polsekta Abepura dan keduanya dikenakanan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. Kemudian untuk dua pelaku Curanmor, juga telah diproses di Polsekta Abepura sesuai dengan data laporan polisi di Polsekta Abepura dan keduanya dikenakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara.

 

Selanjutnya untuk delapan pelaku perjudian yang dibagi dalam dua kelompok masing-masing empat orang pelaku itu telah diterbitkan Laporan Polisi (LP) dan kedelapan pelaku itu dikenakan Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara.

Kapolres Jayapura menambahkan, langkah-langkah yang diambil oleh pihaknya adalah melakukan sinergitas antar wilayah baik itu Polres Jayapura Kota, Polres Keerom dan Sentani. Dengan saling berkoordinasi dan tukar menukar informasi terkait curanmor atau aksi kejahatan lainnya.

Untuk selanjutnya hasil pengembangan barang bukti motor serta para pelaku yang diamankan ini telah terdata. Setelah ini akan kita geser ke masing-masing wilayah sesuai dengan data laporan polisi yang diperoleh, tukas AKBP Victor Dean Mackbon.

Berdasarkan pantauan media ini pada kegiatan press rilis, Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon didampingi Kasat Reskrim Polres Jayapura Iptu Oscar F. Rahadian, S.IK, Kasat Reserse Narkoba Iptu Najamudin, Kapolsek Sentani Kota Kompol Hakim Sode, SH, MH.,  dan Kapolsek Sentani Timur, Ipda heri Wicahya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here