Kementerian Kesehatan Dukung Penyelenggaraan PON XX 2020 Papua

0
372
Gubernur Papua, Lukas Enembe, saat tiba di Kemenkes RI. (ISTIMEWA)



JAKARTA (LINTAS PAPUA)  –  Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) RI, berkomitmen untuk tetap memberikan dukungan  penuh  terhadap penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX tahun 2020 di Papua. Hal ini di ungkapkan langsung Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, SpM kepada awak media di Kemenkes RI, Jakarta, Rabu, (31/10/2018) kemarin.

Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr Rina Moeloek SpM mengatakan dalam pertemuan ini tentu lebih kepada membahas pelaksanaan PON di Papua.

“Kita harus memikirkan bahwa ini satu iven yang besar tentunya. PON ini juga mengangkat Papua untuk lebih terbuka secara nasional,” ujar Prof. Dr .dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek SpM, kepada awak media, Rabu, (31/10/2018).

Dirinya menjelaskan tentu ini dengan pelaksanaan PON 2020 di Papua di perlukan dukungan untuk  kesehatan.

“Jadi kami membicarakan tentang bagaimana dukungan kesehatan dalam penyelenggaraan PON dan dukungan itu bukan hanya berupa fisik tetapi juga tadi bagaiamana persiapan-persiapan SDM tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Tentu itu akan disiapkan dari semua aspek mulai dari keamanan makanan, lingkungan dan lain sebagainya itu juga harus kita jaga, dan itu sudah di bicarakan. Karena dukungan dari Kabupaten penyelenggara, venue berada di 5 Kabupaten dan 1 Kota, di mana ada 4 Kabupateb dukungan.

Ibu Menteri mencontohkan seperti di Kabupaten Biak tadi saya tanyakan di Biak cabang olahraga apa?. Olahraga nyelam kita kita harus berpikir bersama dengan kepela dinas kesehatan. “Sarana apa saja nanti posko kesehatannya itu seperti apa harus di sesuaikan dengan jenis cabang olahraganya jadi kita harus siap disitu. Nah secara teknis kita akan bicarakan antara kepala Dinas Kesehatan dengan Kementerian Kesehatan,” bebernya.

Sementara itu Pemerintah Papua dalam hal ini Gubernur  Lukas Enembe S.Ip MH mengatakan, kami tadi di Kementerian Kesehatan kami sudah menyampaikan beberapa hal penting dalam pelaksanaan PON ke-XX tahun 2020 di Papua.

“Menteri Kesehatan sudah sampaikan semau kepada kami, seluruh rumah sakit di Papua harus sudah terakreditasi dan itu syarat utama,” ungkap Gubernur Papua.

Di jelaskannya di Papua baru 3 rumah sakit yang sudah di akreditasi dengan demikian ada beberapa lokasi rumah sakit yang ada di beberapa Kabupaten/Kota ino perlu Akreditasi rumah sakit.

Kedua adalah dengan lokasi venue penyelenggaraan di enam kabupaten dan empat daerah penyangga ini kita perlu siapkan mobil ambulance. Dengan beberapa daerah yang harus di jangkau dengan menggunakan pesawat.

“Ini juga harus di kordiasikan dengan pihak dari TNI/Polri dalam menyiapkan Helikopter dan seterusnya,” bilangnya.

Selain itu juga Ibu Menteri Kesehatan menyampaikan jaminan kesehatan, makanan yang kita akan siapkan dan itu sangat penring.

Keempat adalah selain jaminan kesehatan, tapi juga kita perlu Sumber Daya Manusia (SDM), karena ini akan melibatkan jumlah orang yang banyak. “Jadi perlu ada sumber daya manusia, selain dari Papua, tapi perlu akan kita ambil juga dari Papua Barat, Maluku, atau Makassar untuk penyiapan SDM perlu kita siapkan,” jelasnya.

Perlu kita semua sepakat dengan Menteri Kesehatan bahwa perku kordinasi huhungan ini perlu antara Kementerian Kesehatan dan Kita Pemerintah Papua, karena ada banyak hal yang harus di tangani oleh kesehatan seperti itu yang tadi disampaikan oleh Ibu Menteri.

Ditambahkan,  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr. Aloysius Giay M.Kes menambahkan dukungan kesehatan untuk dukungan PON 2020, semua Cluster di enam Kabupaten itu tentu spesifikasi tenaga medis yang disiapkan, maupun peralatan medisnya itu berbeda-beda.

“Contoh di Biak selam, itu tentu dokter spesialis hiperbare, jadi dia khusus belajar tentang dokter perairan jadi orang tenggelam atau kecelakaan. Jadi setiap cabang olahraga tinju, beladiri itu lebih kepada dokter traumatik seperti ortopedi traumatik, jadi dokter spesialisnya itu berbeda,” bilangnya. (Lintas Sport/Berti Pahabol / MG)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here