Oleh : Bert Berry Tungkoye, SP. (Ketua GMKI Cabang Sentani, Kabupaten Jayapura)

 

 Indonesia ,Papua dan Kabupaten Jayapura Kuat Jika Pemuda Bersatu.

 

Melihat kondisi Pemuda di Bumi Khenambai Umbai kususnya yang sudah terpecah belah oleh dualisme kepemimpinan pada kubuh DPD KNPI Kabupaten Jayapura, perluh adanya perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten sendiri, Pemerintah harus mampu memepersatukan , hal ini akan menyebabkan dapkan yang negatif dikalangan pemuda ,  dari tahun ke Ketahu buktinya hanya dilakukan oleh pemerintah yaitu kegiatan serimonial dengan dilakukan kegiatan Jalan Sehat (Jalan santai)hal ini menurut Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Sentani sangat jauh dari makna dan arti Sumpah Pemuda itu sendiri.

Makna dari hari Sumpah Pemuda yang dapat dipetik oleh generasi muda pada jaman sekarang? Sumpah Pemuda diwujudkan untuk menyatukan satu rasa tanggung jawab dan kebersamaan pemuda untuk mewujudkan cita-cita bangsa dan negara, dan mewujudkan visi misi kepala daerah kususnya di Kabupaten Jayapura, pada intinya mempersatukan Pemuda dulu baru hal – hal yang lain boleh dilakukan, pemeuda masih saja bercerai bearai.

Isi dari Sumpah pemuda yang dicetuskan pada tanggal 28 Oktober 1928 silam, yang disimpulkan oleh GMKI sendiri yaitu, kita wajib cinta pada bahasa persatuan dan cinta pada bangsa Indonesia dan cinta akan bahasa daerah kita. Prinsip Bhineka Tunggal Ika  harus tercermin dari nilai-nilai yang dijunjung saat memperingati Hari Sumpah Pemuda.

“Walau Indonesia memiliki berbagai suku bangsa, berbagai bahasa, berbagai adat istiadat, berbagai agama dan kepercayaan tapi satu tanah air, satu bangsa, satu bahasa yaitu Indonesia, contohnya di Tanah Papua, kita memiliki suku, bahasa dan budaya yang berbeda dengan daerah diluar Papua, wajib kita menghayati arti Sumpah Pemuda itu sendiri”,

Lebih kususnya Pemerintah Kabupaten Jayapura harus ketahui bahwa Pemuda adalah masa depan bangsa, untuk itu Kami berharap Pemerintah bisa melihat persoalan yang terjadi dikalangan pemuda, jika pemerintah biarkan atau abaikan maka dampak yang positif akan terjadi dikalangan pemuda, lain kata, pemuda akan memetak-metakkan dan membuat kelompok sendiri, bahkan isu isu SARA akan muncul dikalangan pemuda.

“Untuk itu kami berharap, Pemerintah harus mencari solusi, pikiran Kami GMKI, momentum Hari Sumpah Pemuda, jangan dilakukan dengan kegiatan seriomonial saja, namun bagai mana pemerintah menghadirkan pimpinan – pimpinan OKP agar kita berdiskusi dan mencari jalan keluar”.

Generasi muda bangsa ini justru melupakan makna Sumpah Pemuda itu. Nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang bersih para pemuda 83 tahun yang lalu belum tergambarkan saat ini.  Mahasiswa harus memiliki kecerdasan tinggi yang tidak dapat menyelesaikan masalah di tanah Papua kususnya di Kabupaten Jayapura

“Kami tidak meminta Pemerintah Dana, kami berharap pemerintah bisa mensuport dan memberikani ruang banyak kepada berkarya ditanah sendiri dan lebih banyak memberikan ruang, moment Sumpah Pemuda, dilakukan saja Uapacara atau Diskusi Publik dengan tanggapa. Jangan sampai kita semakin jauh dengan tahun kemerdekaan dan sumpah pemuda, semakin lupa juga arti dan maknanya, Semua orang punya kewajiban dan bisa berkontribusi membangun negeri ini, sesuai dengan kapasitas masing-masing”.

“Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia. Presiden Soekarno” saya kutip dari kalimat ini, bahwa pemuda bisa dibilang merupakan tonggak penggerak perkembangan dan kemajuan.

Tak terkecuali juga mereka yang ada di pedesaan. Sebagai motor pembangunan, pemuda yang mandiri dapat lebih jeli melihat peluang dan mengembangkan potensi yang ada di desa-desa. Untuk mendukung peran pemuda terhadap pembangunan, tentunya pemerintah tak tinggal diam, kami butuh perhatian Pemerintah.

“Pesan yang disampaikan Presiden RI pertama tersebut merupakan pesan yang sangat mendalam bagi generasi muda, Sebagai pemuda harus berani menjaga persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia dan melawan segala bentuk pemecah belah persatuan. Api sumpah pemuda harus kita ambil dan terus kita nyalakan. Kita harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah pelah persatuan dan kesatuan bangsa”.

Kita harus berani mengatakan bahwa Persatuan Indonesia adalah segala-galanya, jauh di atas persatuan keagamaan, kesukuan, kedaerahan, apalagi golongan.”

Sejarah dari Sumpah Pemuda telah membuktikkan bahwa Pemuda Papua adalah yang memiliki karakter  yang  kuat, dan tangguh. Perjuangan kita sebagai generasi muda sekarang adalah melanjutkan perjuangan para pemuda terdahulu, agar Tanah Papua kususnya Kabupaten Jayapura semakin maju dan hebat karena pemudanya. Sebuah kata bijak mungkin bisa Anda jadikan motivasi, “Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepada kita, tapi tanyakan apa yang bisa kita berika kepada negara kepada Negara.(**)