Disnakertrans Kab. Jayapura Latih 30 Anak Asli Distrik Airu Ikut Pelatihan Meubelair

0
673
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Kabupaten Jayapura, Drs. I Nyoman Sucipta, M.KP, didampingi Bambang Imam Santoso, S.T., selaku instruktur meubelair dan juga guru Teknik di SMK Negeri 1 Sentani ketika melihat para peserta yang sedang sibuk membuat kursi, di Bengkel SMK Negeri 1 Sentani, Hawaii, Kabupaten Jayapura. dalam kegiatan sebelumnya. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar pelatihan meubelair kepada 30 orang pencari kerja di Kabupaten Jayapura. Kegiatan ini berlangsung selama dua pekan, mulai terhitung sejak tanggal 22 Oktober hingga 5 November 2018 mendatang.

 

30 orang peserta ini merupakan para pencari kerja (Pencaker) orang asli Papua (OAP) asal Kabupaten Jayapura dari Distrik Airu. Dimana, pelatihan dilaksanakan berdasarkan pembiayaan dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun anggaran 2018. Sumber dana tersebut bertujuan untuk membina dan melatih para pencari kerja (Pencaker) orang asli Papua (OAP) agar lebih terampil dalam bidang mebeler.

 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Kabupaten Jayapura, Drs. I Nyoman Sucipta, M.KP, mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk membekali para pencari kerja (Pencaker) dengan keterampilan, sehingga diharapkan bisa membuka usaha sendiri.

 

Selain dilatih keterampilan meubelair, para peserta pelatihan juga diberikan bantuan modal usaha dalam bentuk peralatan meubelair seperti alat chainshaw kayu sebanyak tiga buah, kemudian bor, gergaji dan skaf atau alat atau perkakas pertukangan yang manual.

 

“Untuk pelatihan meubelair ini sebenarnya sudah dimulai sejak tanggal 22 Oktober 2018 lalu. Namun pembukaan pelatihannya dilakukan pada tanggal 23 Oktober 2018, karena mengantisipasi kedatangan para peserta dari Distrik Airu yang membutuhkan waktu perjalanan yang cukup lama ke Kota Sentani,” ungkapnya.

 

“Sedangkan untuk tempat penginapan bagi para peserta itu kita tampung di Hotel Berkat, guna memudahkan para peserta ke tempat pelatihan yang berlangsung di bengkel SMK Negeri 1 Hawaii-Sentani,” sambung I Nyoman Sucipta.

 

Peserta pelatihan meubelair ini, kata Nyoman, dilatih keterampilan membuat daun pintu, lemari, meja dan kursi atau bangku.

 

“Kita latih mereka membuat meubel yang mudah diterapkan di Distrik Airu. Supaya kampung-kampung atau distrik bisa memanfaatkan mereka untuk perbaikan-perbaikan bahan-bahan meubelair. Termasuk bisa digunakan di gereja-gereja untuk membuat bangku atau kursi guna tempat duduk saat melakukan ibadah,” terang pria yang pernah menjabat sebagai Assisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura tersebut.

 

Menurut I Nyoman Sucipta, kegiatan pelatihan meubelair bagi para pencari kerja (Pencaker) dari wilayah Distrik Airu untuk memberikan keterampilan bagi orang asli Papua asal Kabupaten Jayapura. Sehingga dengan keterampilan yang mereka miliki dapat bekerja dengan keterampilan serta dapat membuka usaha didaerahnya masing-masing, maka akan membuat masa depan mereka cerah dan menambah kesejahteraannya. Hal itu dapat mengurangi angka pengangguran.

 

“Peserta pelatihan ini semuanya asli putra daerah Kabupten Jayapura, karena pelatihan ini menggunakan dana Otsus tahun anggaran 2018. Saya rasa ini langkah konkrit pemerintah kabupaten memberikan pelatihan keterampilan bagi masyarakat,” tuturnya.

 

Lanjut Nyoman, langkah pemerintah daerah melaksanakan kegiatan pelatihan bagi masyarakat lokal Distrik Airu sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat atau orang asli Papua dari Airu untuk meningkatkan keterampilan.

 

Mengapa dipilih masyarakat Distrik Airu, Nyoman mengaku di Distrik Airu kedepannya akan menjadi basis ekonomi dan tidak dianggap lagi terisolir. Diharapkan dengan pelatihan tersebut mereka Pencaker OAP dari Distrik Airu punya ketrampilan serta dapat memiliki usaha baru. Maka hal tersebut akan menekan angka bertambahnya pengangguran. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here