SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Badan Kesbangpol menggelar rapat koordinasi dengan KPU Kabupaten Jayapura dan Bawaslu Kabupaten Jayapura.

 

Rapat koordinasi itu, dihadiri Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro, Asisten II Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP, Sekretaris KPU Kabupaten Jayapura Drs. Supardi, Ketua Bawaslu Kabupaten Jayapura Zakarias Rumbewas, Sekretaris Badan Kesbangpol Kabupaten Jayapura  Dra. Delila Giay, M.Si, Kapolsek Sentani Kota Kompol Hakim Sode, S.H., M.H. mewakili Kapolres Jayapura, perwakilan Danramil dan Kapolsek Jajaran Polres Jayapura, serta Kadistrik se-Kabupaten Jayapura.

 

Ketua KPU Kabupaten Jayapura Pieter Wally melalui Sekretaris KPU Kabupaten Jayapura Drs. Supardi menyebutkan, bahwa kegiatan itu berdasarkan hasil pertemuan sebelumnya dengan Badan Kesbangpol Kabupaten Jayapura.

 

“Kita dalam hal ini KPU Kabupaten Jayapura meminta lokasi pemasangan baliho dan spanduk yang akan dijadikan sebagai alat peraga kampanye (APK). Yang mana, nanti Pemda melalui Pemerintah Distrik akan menentukan lokasi pemasangan APK berupa spanduk dan baliho,” ujarnya.

 

Saat ini, partai politik (Parpol) telah membuat desain spanduk dan baliho, yang nantinya desain tersebut akan diberikan ke KPU.

 

“Sehingga pemasangan balihi dan spanduk tersebut akan terpasang dengan rapi dan tidak mengganggu pemandangan umum. Kemudian kita sudah sampaikan bahwa alat peraga kampanye untuk Parpol, baik itu spanduk dan baliho masing-masing sebanyak 10 lembar dengan ukuran 3 meter x 5 meter,” bebernya.

 

Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro menyebutkan rapat ini sangat penting guna menyatukan persepsi yakni, tentang bagaimana melakukan pemasangan alat peraga kampanye berupa spanduk dan baliho yang terkait dengan Pemilu 2019.

 

“Kita bisa lihat banyaknya calon legislatif (Caleg), maka itu kita harus membuat komitmen bersama terkait dengan pemasangan alat peraga kampanye berupa spanduk dan baliho para Caleg, sehingga kota kita ini tetap bersih dan rapi,” ujarnya.

 

“Selanjutnya kita akan melakukan musyawarah mencapai mufakat, dan setelah itu hasilnya akan kita sampaikan ke para partai politik dan para Caleg. Sehingga tidak ada benturan antara penyelenggara Pemilu dengan partai politik serta Caleg atau peserta pemilu,” sambung Wabup Giri.

 

Dirinya berharap kepada TNI-Polri dan ASN tetap netral serta tetap mendukung pelaksanaan Pemilu 2019 nanti, sehingga nantinya Pemilu akan berjalan dengan aman dan kondusif.

 

“Kita semua berharap semoga Kabupaten Jayapura ini tetap damai dan kondusif, yang mana kita semua tetap menjaga zona integritas kerukunan antar ummat beragama, kerukunan antar suku yang berbeda-beda. Selain itu juga, saya berharap pertemuan hari ini (kemarin) dalam rangka menyatukan pendapat tentang pemasangan alat peraga kampanye Pemilu ini dapat terlaksaa dengan baik,” harapnya.

 

Sementara itu, Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si, melalui Kapolsek Sentani Kota Kompol Hakim Sode, S.H., M.H., mengatakan, pihaknya berharap agar pemasangan alat peraga kampanye Pemilu ini dapat ditempatkan di lokasi yang sesuai dengan kesepakatan bersama.

 

“Kami dalam hal ini TNI-Polri tetap netral dan tidak terlibat politik praktis, yang mana TNI-Polri akan mengamankan tahapan-tahapan Pemilu 2019. Terkait pemasangan alat peraga kampanye berupa spanduk dan baliho, kami TNI-Polri akan terus memantau dan mengamankan alat peraga kampanye yang dipasang tersebut,” tegasnya.

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh, bahwa hasil dari rakor penentuan lokasi penempatan alat peraga kampanye Pemilu 2019 ini akan dikoordinasikan kembali pada pertemuan selanjutnya yang diikuti oleh seluruh Parpol dan para Caleg peserta Pemilu 2019. Kemudian Surat Keputusan (SK) terkait pemasangan alat peraga kampanye Pemilu 2019 akan dikeluarkan dari KPU. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)