Wali Kota BTM : Salah Gunakan Dana Kampung, Silahkan Berurusan Dengan Hukum

0
376
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., dalam sebuah rutinitas melayani masyarakat 14 Agustus 2018. (Foto Owen Humas )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Wali Kota Jayapura, Dr. Behur Tomi Mano MM, menegaskan tidak akan memberikan pengampunan kepada kepala kampung yang terindikasi menyalagunakan dana kampung.

“14 kampung kamu dengar apa yang saya katakan hari ini, saya tidak kasih ampun kalau kamu melakukan penyimpangan penyalagunaan anggaran ini, saya tidak kasih ampun kamu harus berurusan dengan aparat kepolisian,” tegasnya, sabtu 1 September 2018

Menurut Wali Kota yang akrab disapa BTM mengatakan selama lima tahun dirinya sudah cukup memberikan pengampunan kepala kampung yang terindikasi menyalahgunakan penyaluran dana desa dengan sanksi berupa pencopotan jabatan, namun hingga kini BTM mengaku masih tidak puas dengan pencapaian hasil dari penggunaan dana desa yang digulirkan sejak kepemimpinannya di periode pertama.

Menurut BTM, ia sangat berharap dana desa yang diprogramkan presiden Jokowi itu berguna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik di bidang ekonomi, infrastruktur dan lainnya.

Pasalnya, dana yang diperoleh 14 kampung ini sangat fantastis yaitu berkisar  dari 5 hingga 7 miliar rupiah dan dana tersebut dialokasi dari APBN 10 persen serta APBD kota Jayapura.

“Contohnya saja kampung Tobati yang dekat dengan mata kita, mendapat dana 7 miliar setiap tahun, hasilnya apa?,”tegas pemimpin kota Jayapura.

Selanjutnya BTM menegaskan penggunaan dana desa juga mendapatkan pengawasan yang sangat ketat, baik dari inspektorat maupun aparat penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaaan.

Ia juga meminta,  OPD untuk tidak asal membuat program, tetapi harus mengacu kepada visi dan misi yang ada.

Dengan demikian Wali Kota tidak lagi memberikan ampun kepada oknum kepala kampung yang terjerat sanksi hukum. (Humas Setda Kota Jayapura)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here