OTT Saber Pungli, Polisi  Lakukan Penyidikan Keterlibatan Oknum Lain

0
310
Bupati Mathius Awoitauw Serahkan Sertifikat Tanah Mapolres Jayapura, langsung diterima Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.Si. (Irfan/HPP)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Aparat Kepolisian dalam hal ini Tim UPP Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Provinsi Papua yang ditangani langsung oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Papua masih melakukan penyidikan keterlibatan oknum lain dalam kasus pungutan liar (Pungli) di slaah satu Kantor Kelurahan di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura. Satu saksi telah diminta terkait kasus tersebut.

Di sisi lain, Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro menilai operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret oknum ASN di salah satu Kantor Kelurahan di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura itu sangat memalukan. Meski begitu, tetap saja Pemkab Jayapura belum menentukan langkah tegas untuk menindaklanjuti kasus Pungli itu.

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH, M.Si., mengatakan penyidik tengah melakukan penyidikan terkait dugaan adanya pihak lain yang terlibat. Dia memastikan pengembangan terus dilakukan untuk membongkar aksi Pungli tersebut.

“Artinya masih berlanjut kasus ini dengan melakukan pengembangan-pengembangan, baik dari keterangan satu orang saksi yang sampai saat ini masih diperiksa dan tersangka sendiri yang berinisial M, termasuk kemungkinan pihak lain yang terlibat. Jadi, semua nanti di penyidikan dan kami belum bisa sampaikan karena memang masih penyidikan dan penyidik yang mengerti akan operasi tangkap tangan Pungli ini, kata Kapolres Jayapura.

Dikatakan AKBP Victor D. Mackbon, penyidik telah memanggil satu saksi untuk diminta keterangan. Satu saksi tersebut merupakan saksi yang mengetahui soal pungutan liar ini.
Saksinya ada satu yang masih diperiksa hingga saat ini dan diduga merupakan korban dari pungutan liar tersebut. Sementara untuk oknum ASN yang lakukan Pungli ini akan dijerat dengan pasal 368 KUHP tentang Pemerasan.

“Kita bisa bedakan juga kegiatan Saber Pungli ini lebih mengedepankan KUHP. Tidak Undang-Undang (UU) khusus,” ucapnya.

“Tentunya ada proses tahapan yang berkoordinasi dengan dinas terkait serta pengawas internal terkait. Apakah nanti temuan dari kegiatan Saber Pungli di lokasi TKP di salah satu Kantor Kelurahan ini sudah berlangsung lama atau baru, makanya kita tunggu hasil dari proses penyidikan,” sambung Kapolres Victor.

Kata Kapolres Victor, bahwa pihaknya secara internal telah mengingatkan agar tidak boleh ada lagi pungutan liar karena semua terkait biaya administrasi untuk pelayanan publik itu sudah didukung oleh Negara. Untuk itu, Kapolres menyampaikan dengan tegas kepada seluruh Kepala atau Pimpinan Instansi yang ada di Kabupaten Jayapura ini untuk tetap mentaati aturan yang ada.

“Kalau kita sudah melakukan sosialisasi, tentunya kita sudah punya titik-titik lokasi terutama tempat-tempat pelayanan seperti di Kantor Kelurahan, yang pernah disampaikan oleh anggota Bhabinkamtibmas kami dengan melakukan sosialisasi di kantor lurah tersebut. Selain itu, berapa kegiatan yang sudah kita lakukan semenjak terbentuknya Tim Saber Pungli hingga pekan kemarin ini, kita sudah berikan arahan kepada Kepala PD di lingkup Pemkab Jayapura,” katanya.

“Kita berharap tidak ada lagi kegiatan-kegiatan yang menyimpang atau diluar aturan, terlebih lagi yang terlihat secara nyata seperti pungutan liar ini. Kalau sudah ada temuan seperti itu harusnya menjadi warning bagi yang lain, untuk stop atau berhenti melakukan pungutan liar. Karena masyarakat sebagai stokeholder yang dilayani akan bicara dan semua pelayanan publik inikan transparan atau terlihat nyata,”  harap AKBP Victor D. Mackbon.

Pungli Terhadap Pelayanan Publik di Salah Satu Kantor Kelurahan
Seperti diketahui, salah seorang oknum ASN di salah satu Kantor Kelurahan di Distrik Sentani, berinisial M, terjaring OTT dalam kasus Pungli, pada Rabu (12/9/2018) lalu. Dia ditangkap oleh Tim UPP Saber Pungli Provinsi Papua yang ditangani langsung oleh Direkrtorat Kriminal Khusus Polda Papua. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here