Ketua Bawaslu Keerom  Uraikan Tantangan Pelaksanaan Pemilu 2019

0
592
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Keerom, Natalia Yonggom. (Arif / HPP)

KEEROM  (LINTAS  PAPUA)  – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Keerom, Natalia Yonggom, mengemukakan tugas sebagai penyelenggara Pemilu untuk bidang pengawasan seperti yang diemban Bawaslu tentunya pekerjaan yang tak mudah, namun menurutnya tugas tersebut akan terasa ringan bila tim Bawaslu solid dan kompak dalam melaksanakan tugas.

‘’Bawaslu Keerom bersamaan dengan Bawaslu lainnya telah dilantik sejak tanggal 15 agustus lalu secara nasional. Di Provinsi Papua, ada 7 kabupaten yang komisonernya berjumlah 5 orang yang lainnya berjumlah 3 orang termasuk Keerom, tentunya tugas yang dipikul 3 orang terasa berat tapi kami yakin dengan tim Bawaslu yang solid maka itu semua akan terasa ringan,’’ungkapnya kepada HPP di ruang kerjanya, Selasa kemarin (4/9/2018).

Dia menjelaskan bahwa dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk sementara masih dalam manajemen Bawaslu Nasional namun menurutnya secara UU sudah menjadi Satker.

‘’Secara internal nantinya januari nanti baru kita punya DIPA sendiri,’’lanjutnya.

Sementara menyangkut keanggotaan dan tugas Bawaslu Keerom, menurutnya tidak ada yang istimewa dari sebagai Ketua karena sifat keanggotaan Bawaslu adalah kolektif kolegial.

‘’Bawaslu tentunya focus pada pleno sebagai keputusan bersama, Ketua menjalankan fungsi koordinator, jadi ini menjadi tugas bersama. Maka saya harap dalam mekanisme dengan adanya 3 orang ini saya ingin tetap bisa terjaga solid seperti yang terjadi selama ini,’’tambahnya. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here