Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Agnes Anetha Mambieuw Hikoyabi, S.Pd., saat diwawancara. (Irfan/HPP)
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Agnes Anetha Mambieuw Hikoyabi, S.Pd., saat diwawancara. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS  PAPUA)  –  Kepala SMAN 1 Sentani, Agnes Anetha Mambieuw Hikoyabi, S.Pd., mengatakan, sejumlah pelajar yang berkompetisi di tingkat provinsi merupakan hasil seleksi dari ratusan peserta di Kabupaten Jayapura.

Dari sejumlah pelajar tersebut, terpilih tiga siswa SMA Negeri 1 Sentani sebagai tim Paskibraka tingkat Provinsi Papua.

Tiga orang siswa kami dari SMA Negeri 1 Sentani terpilih menjadi anggota Paskibraka tingkat Provinsi Papua. Selain itu juga, ada delapan (8) siswa kami menjadi tim Paskibra di tingkat Kabupaten Jayapura, ungkap Kepsek Agnes saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, di SMA Negeri 1 Sentani, Rabu (15/8/2018) siang.

Selanjutnya, Agnes mengakui, untuk tahun 2018 ini tidak ada siswa-siswi SMA Negeri 1 Sentani yang terpilih sebagai tim Paskibraka tingkat Nasional.

Setelah empat tahun berturut-turut siswa-siswi kita di SMA Negeri 1 Sentani yang selalu terpilih mewakili Provinsi Papua di tingkat Nasional mulai dari tahun 2014, 2015, 2016 dan 2017. Namun tahun 2018 ini kami tidak terpilih sebagai tim Paskibraka tingkat Nasional, tetapi kami ada tersebar sebagai anggota Paskibrakan tingkat Provinsi Papua dan Kabupaten Jayapura, ujar Agnes.

Dikatakannya, keberhasilan tiga siswa SMA Negeri 1 Sentani yang terpilih sebagai sebagai Paskibraka tingkat Provinsi Papua itu merupakan suatu keberhasilan yang tetap harus lebih ditingkatkan.

“Mudah-mudahan keberhasilan dan juga keterlibatan anak-anak sebagai anggota Paskibraka tingkat provinsi ini, bisa menjadi sesuatu yang dapat memotivasi mereka untuk terus belajar, berkarya dan menuntut ilmu. Karena mereka sebagai generasi penerus bangsa ini, yang kedepannya akan memegang tingkat estafet perjuangan bangsa serta wajib menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang ada di pundak mereka, tuturnya.

“Siswa-siswa ini kami siapkan sebaik mungkin, dengan memberikan pemahaman nilai-nilai positif terhadap bangsa dan negara. Sehingga ke depan mereka bisa tetap mempertahankan kemerdekaan negara Republik Indonesia, tukas Agnes. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here