KKN Berakhir, Bupati Serahkan Kembali 28 Mahasiswa UGM

0
92
Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, bersama dosen pembimbing dari UGM, Prof dr drs Sismanto MSi dan mahasiswa KKN UGM di Keerom saat acara penyerahan kembali ke UGM oleh Pemkab Keerom, kemarin. (Arif/HPP)
Bupati keerom dan dosen pendamping UGM bertukar cenderamata. (Arif/HPP)

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM, menyampaikan apresiasinya kepada 28 mahasiswa KKN UGM Jogya yang telah menyelesaikan 50 hari masa KKN di kampung-kampung di Kabupaten  Keerom. Apalagi menurut Bupati Keerom, mahasiswa UGM kali melaksanakan di kampung-kampung asli Keerom yang selama ini belum pernah dilakukan KKN disana.

‘’Saya mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan adik-adik mahasiswa KKN dari UGM, karena bisa melaksanakan tugas dan program KKN-nya di kampung kampung wilayah II dan I, yang selama ini belum pernah dilakukan KKN disana,’’ungkapnya dalam acara penyerahan kembali mahasiswa KKN ke UGM di Aula Kantor Bupati Keerom, kemarin (10/8).

Sebanyak 28 mahasiswa KKN tersebut diserahkan kembali ke UGM melalui Dosen Pembimbingnya, Prof dr drs Sismanto MSi, di Aula Kantor Bupati dalam satu acara seremonial. Pada acara tersebut mahasiswa UGM melalui bebeberapa clusternya melakukan paparan hasil kegiatan mereka selama ber KKN di Keerom.

Mereka melakukan KKN diantaranya di Kampung Skofro (Distrik Arso Timur), Kampung Banda dan Yabanda (Distrik Waris) serta di Kampung Senggi, Usku dan Wosley (Distrik Senggi). Bupati juga mendapatkan laporan dari mahasiswa tentang kondisi dan masalah di pertanian, perkebunan, humaniora, kesehatan dan lainnya.

Bupati juga sempat terperanjat tatkala mahasiswa UGM sempat menyampaikan,  bahwa di salah satu Puskesmas dari 40 tenaga medis yang terdaftar disana hanya 20 orang saja yang melaksanakan tugas. ‘’Masukan dan saran-saran ini tentunya akan menjadi masukan yang berharga bagi Pemkab Keerom untuk melakukan pembenahan kedepannya,’’jawabnya.

Sementara itu Dosen Pembimbing UGM, Prof dr drs Sismanto MSi, pada kesempatan tersebut menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Keerom yang telah mendukung kegiatan KKN UGM di Kabupaten Keerom, selama 4 kali pelaksanaan KKN UGM di Keerom.

‘’Sejak MoU ditandatangani UGM dan Pemkab Keerom sejak tahun 2015, kita telah mengirimkan anak-anak kita untuk melaksanakan KKN di Kab Keerom hingga tahun ini adalah tahun terakhir dari pelaksanaan KKN. Terimakasih atas kerjasama dan dukungan yang diberikan kepada kami selama ini,’’pungkasnya. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)