Gereja GIDI Hadir di Pelosok Kalimantan Barat

0
1424
Kader GIDI, Ricky Ham Pagawak, SH, M.Si., saat akan meletekan batu pembangunan Gereja Jemaat Efesus. (ISTIMEWA)
Kader GIDI, Ricky Ham Pagawak, SH, M.Si., saat akan meletekan batu pembangunan Gereja Jemaat Efesus Dusun Sedagok, Desa Selangge, Kecamatan Meranti Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) terus membuka pelayanan hingga pelosok Propinsi Kalimantan Barat. Salah satunya dengan membangun gedung gereja baru di Dusun Sedagok, Desa Selangge, Kecamatan Meranti Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat.

Pembangun gedung gereja dengan luas 10 x 18 meter yang diberi nama Jemaat Efesus ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kader GIDI R. Ham Pagawak, SH,MSi didampingi Pdt. Daniel Pagawak dari Wilayah Bogo, dan Kabag Mental Spritual Setda Mamberamo Tengah,  Aruam Pagawak,SPd, M.Si dan majelis-majelis dari Jemaat Bethel Kobakma.

Kader GIDI Ham Pagawak mengaku, bersyukur kepada Tuhan sebab bisa hadir ditempat yang berada di pelosok desa seperti ini untuk membangun gereja bagi jemaat yang ada di Dusun Sedagok, Desa Selangge, Kecamatan Meranti.

“Untuk sampai disini butuh waktu delapan jam dari Pontianak, ibu kota Kalimantan Barat dengan menggunakan kendaraan roda empat, itu masih harus ditempuh lagi sekitar sebelas kilo dengan menggunakan motor dengan kondisi jalan yang berlumpur, walau begitu kami tetap bersemangat untuk bisa sampai ke kesini dan bertemu dengan warga GIDI di Dusun Sedagok,” ujarnya.

“Kami bersyukur karena bisa hadir untuk berbagi rasa, berbagi berkat dengan jemaat GIDI yang disini. Tuhan hadirkan kami disini untuk buat suatu bagi pekerjaan Tuhan dengan membangun gedung gereja,” tambahnya.

Menurutnya, saat ini jumlah jemaat GIDI di Dusun Sedagok mencapai 300 orang , sehingga memang membutuhkan gedung gereja yang representatif agar mereka bisa beribah dengan tenang dan nyaman.

Dia menuturkan, biarlah campur tangan Tuhan dalam pembangunan gedung gereja ini sehingga dapat selesai dalam waktu yang tidak terlalu lama agar supaya jemaat dapat beribah untuk memuji dan memuliakan Tuhan.

Saat ini jumlah jemaat GIDI di Dusun Sedagok mencapai 300 orang , sehingga memang membutuhkan gedung gereja yang representative, agar mereka bisa beribah dengan tenang dan nyaman. Tampak foto bersama dengan warga jemaat. (ISTIMEWA)

Dia berharap dari jemaat GIDI yang berada di Dusun Sedagok, Desa Selangge, Kecamatan Meranti gereja GIDI terus menyebar hingga ke seluruh Kalimantan Barat.

Aswadi, warga jemaat Dusun Sedagok, menyampaikan terima kasih karena nantinya jemaat yang ada disini bisa memiliki gedung gereja yang permanen untuk beribadah dan melakukan pelayanan.

Ia mengaku, jemaat yang ada memberikan dukungan penuh pembangunan gedung gereja yang mulai dibangun ini.”Ini merupakan menjadi kerinduan kami selama ini,” ucapnya.

Sementara Pdt. Daniel Pagawak, menyampaikan terima kasih kepada kader GIDI, Ham Pagawak sudah memberikan respon untuk langsung membantu atas ketika wilayah menyampaikan ada pos PI Dusun Sedagok, Desa Selangge, Kecamatan Meranti Kalimantan Barat.

“Selain pos PI, Pemkab Mamberamo Tengah juga sudah dibangun pastori dan kami percaya ada beberapa pastori yang nantinya akan dibangun lagi,” ucapnya.

Pdt. Daniel berharap, dengan mulai dibangunnya gedung gereja ini, jemaat yang ada rajin beribadah dan ikut dalam pelayanan-pelayanan.

Pdt. Daniel, berharap pemerintah kabupaten tetap komit untuk memberikan perhatian bagi perkembangan dan pelayanan Gereja GIDi yang ada di Provinsi Kalimantan Barat ini. (Humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here