Inilah Kesepakatan Pokok Keberlangsungan dan Stabilitas Operasi PT Freeport Indonesia

0
796
Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Riza Pratama, dalam press release yang diterima www.lintaspapua.com, Kamis (12/7/2018), sekaligus menjelaskan, bahwa k esepakatan tersebut adalah bagian dari proses yang memungkinkan Pemerintah untuk memiliki 51% saham PT Freeport Indonesia. Kedua perusahaan yang akan menjadi pemegang saham PT Freeport Indonesia, yaitu PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) dan Freeport-McMoRan Inc. telah sepakat untuk melanjutkan program jangka panjang yang telah dan tengah dijalankan oleh PT Freeport Indonesia. (ISTIMEWA)
Suasana Penandatanganan Pokok – Pokok Kesepakatan. (ISTIMEWA)

JAKARTA (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Indonesia bersama Freeport-McMoRan Inc. (NYSE:FCX), perusahaan induk dari PT Freeport Indonesia, telah menyepakati Heads of Agreement (kesepakatan pokok) terkait proses peralihan sebagian kepemilikan saham PT Freeport Indonesia.

Hal ini disampaikan  Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia,  Riza Pratama, dalam press release yang diterima www.lintaspapua.com, Kamis (12/7/2018), sekaligus menjelaskan, bahwa k esepakatan tersebut adalah bagian dari proses yang memungkinkan Pemerintah untuk memiliki 51% saham PT Freeport Indonesia. Kedua perusahaan yang akan menjadi pemegang saham PT Freeport Indonesia, yaitu PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) dan Freeport-McMoRan Inc. telah sepakat untuk melanjutkan program jangka panjang yang telah dan tengah dijalankan oleh PT Freeport Indonesia.

 

“Sebagai entitas bisnis Indonesia, PT Freeport Indonesia meyakini bahwa kesepakatan pokok tersebut akan memberikan manfaat bagi semua pihak. Dalam kesepakatan ini, para pihak menyepakati keberlangsungan operasi PT Freeport Indonesia hingga tahun 2041 dengan mekanisme yang akan didetailkan lebih lanjut,” ujar Riza Pratama.

kesepakatan ini akan menguatkan kemitraan yang telah terjalin antara Pemerintah Indonesia dan Freeport-McMoRan Inc. selaku pemegang saham PT Freeport Indonesia. (ISTIMEWA)

Dikatakan, bahwa tercapainya kesepakatan ini akan menguatkan kemitraan yang telah terjalin antara Pemerintah Indonesia dan Freeport-McMoRan Inc. selaku pemegang saham PT Freeport Indonesia.

“PT Freeport Indonesia meyakini bahwa perpanjangan izin operasi akan memberikan jaminan bagi investasi bernilai miliaran dolar dan memberikan kepastian bagi seluruh pemegang saham PT Freeport Indonesia, karyawan, masyarakat Papua, pemasok dan kontraktor, serta seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya.

 

Vice President Corporate Communication Freeport Indonesia, Riza Pratama. (Erwin /HPP)

Dijelaskan, bahwa Selama lima belas tahun terakhir, PT Freeport Indonesia telah memulai proses transisi dari operasi penambangan terbuka ke penambangan bawah tanah.

“Dalam proses tersebut, kami telah menginvestasikan sekitar USD 6 miliar untuk mengembangkan tambang bawah tanah dan berencana menambah investasi hingga miliaran dolar sebagai komitmen untuk memberikan manfaat bagi seluruh pemegang saham. PT Freeport Indonesia menyambut baik kemitraan baru ini,” jelasnya.

 

Sementara itu, Presiden dan Chief Executive Officer Freeport-McMoran Inc, Richard Adkerson menuturkan, bahwa Freeport-McMoRan tetap berkomitmen untuk kesuksesan PTFI.

 

“Kami bangga dengan apa yang telah kami capai dalam lebih dari 50 tahun sejarah kami, dan kami sangat menantikan masa depan selanjutnya,” kata  Richard Adkerson.

 

” Perpanjangan operasi ini akan meningkatkan manfaat secara signifikan bagi Pemerintah Indonesia di masa mendatang. Dengan kepastian investasi dan operasi hingga tahun 2041, kami memperkirakan manfaat langsung kepada pemerintah pusat dan daerah, serta dividen kepada Inalum dapat melebihi USD 60 miliar,”  ungkap Richard Adkerson.

Aktivitas Penambangan PT. Freeport Indonesia. (http://ptfi.co.id/id)

Sementara itu,  General Superintenden, Media Relations Corporate Communications PT Freeport Indonesia,  Sari Esayanti menegaskan, bahwa kesepakatan ini tidak berdampak pada status ketenagakerjaan karyawan PT Freeport Indonesia.

“Perusahaan akan tetap beroperasi dengan merujuk kepada rencana kerja yang telah ditetapkan. Selama sekitar 50 tahun terakhir, PT Freeport Indonesia telah menjalankan kemitraan yang baik dengan pemerintah Indonesia,” tuturnya.

Diakui, PT. Freeport Indonesia akan tetap beroperasi dengan standar tertinggi dan menjalankan operasinya secara bertanggung jawab, untuk mendukung pembangunan berkelanjutan yang berdampak bagi masyarakat setempat, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Indonesia. (Fransisca)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here