Sekda  Papua Minta ASN Tingkatkan Kinerja

0
306
Sekda Papua, Hery Dosinaen menjadi inspektur upacara pada apel gabungan, Senin, di Dinas Otonom Kotaraja, Jayapura. (Erwin /HPP)
Ilustrasi Suasana Sekda Papua, Hery Dosinaen bersama Pejabat Eselon II menerima jabat tangan dari ASN di lingkungan Pemprov Papua usai apel gabungan. (Erwin)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua,  Hery Dosinaen mengharapkan,  kinerja aparatur sipil negara (ASN) dapat terus meningkat, guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat serta pelaksanaan pembangunan diatas negeri ini.

Hal demikian disampaikan Sekda Hery, dalam arahannya saat memimpin apel gabungan di Halaman Kantor Otonom Kotaraja, Senin (9/7/2018) pagi.

Menurutnya, dengan berkinerja baik maka cita-cita pemerintah untuk mewujudkan Papua yang bangkit, mandiri dan sejahtera, dapat benar-benar diwujudkan sesegera mungkin.

“Apalagi saat ini kesadaran aparatur sipil negara di Pemprov Papua sudah sangat tinggi dalam mengikuti apel gabungan. Ini bisa kita lihat dari tingkat kehadiran para ASN, baik di apel gabungan maupun upacara bendera  setiap Senin pagi”.

“Artinya, kehadiran pegawai yang meningkat setiap pekannya ini melambangkan ada perkembangan dari tingkat kedisiplinan pegawai. Sehingga dari disiplin yang meningkat ini kita harapkan ada kesadaran dan kemajuan untuk tingkatkan kinerja dalam melayani masyarakat dan menunjang program kerja di masing-masing instansinya,” ucap Sekda.

Sekda menambahkan, tingkat kehadiran ASN di provinsi saat ini patut diberi apresiasi sebab sejak 2014 sampai saat ini, terjadi peningkatan yang sangat signifikan.

“Sehingga kehadiran pegawai dalam setiap apel gabungan saya nilai sudah menjadi tanggung jawab tiap pegawai dan betul-betul terlahir dari hati. Bukan lagi asal pimpinan senang atau karena ada baigainang sesuatu,” jelasnya.

Dia tambahkan, baru-baru ini Pemerintah Provinsi telah memastikan pencairan tambahan penghasilan pegawai (TPP) untuk tiga bulan kerja (Januari – Maret 2018).

Menurut Sekda, usulan pencairan TPP untuk tiga bulan berjalan berikutnya telah dilakukan oleh instansi-instansi. Dia berharap pencairan TPP tak terlambat, sehingga dapat dipergunakan oleh pegawai negeri untuk membiayai kebutuhan sehari-hari.

“Hanya pembayaran TPP, bergantung pada kehadiran dan kinerja yang ditunjukan oleh seorang pegawai negeri sipil. Dengan demikian, yang menentukan besar atau kecilnya nilai TPP adalah pegawai itu sendiri.

“Artinya jika seorang pegawai itu rajib bekerja dan disiplin serta kehadirn baik maka dia akan menerima nilai TPP besar. Sebaliknya jika kinerja kurang dan disiplin rendah maka nilai TPP akan menyesuaikan juga (redah),” sebutnya. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here