KOTA JAYAPURA . (Eveerth Joumilena /Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Dalam rangka mengembalikan keaslian lahan hutan yang telah gundul, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kebersihan bekerjasama dengan PT. PLN Persero Unit Induk Pembangunan (UIP) Papua melakukan reboisasi atau penanaman 1.111 bibit pohon jenis matoa dan mahoni diatas lahan seluas satu hektar, di kawasan hutan Pegunungan Lembah Vuria Kelurahan Wahno, Distrik Abepura, baru-baru ini.

Wakil Wali Kota Jayapura Ir. H. Rustan Saru, MM mengatakan gerakan reboisasi kawasan hutan dan lahan sudah menjadi program nasional, dan khususnya program Pemkot Jayapura pada DHL dan Kebersihan, serta pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Dengan menggunakan alat khusus, Rustan mengungkapkan pihaknya akan melakukan pengawasan, mengontrol, menjaga dan melakukan evaluasi perkembangan 1.111 bibit pohon yang telah ditanam itu.

“Dengan alat tersebut, kita dapat memantau dan mengetahui perkembangan bibit pohon, seperti berapa pohon yang hidup dan mati sehingga akan seera diganti dengan bibit pohon baru,” ucapnya usai penanaman pohon dilakukan.

Menurut Rustan, pihaknya akan terus melakukan pengontrolan mulai dari penanaman sampai pertumbuhan pohon. Sehingga tidak menimbulkan kesab bahwa Pemkot hanya menanam, tanpa memperhatikan.

Disamping itu, Rustan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat setempat yang telah menyediakan lahan sebagai wujud nyata partisipasi masyarakat diwilayah tersebut.

Kota Jayapura, semakin maju tentunya dengan ketambahan penduduk yang juga perlu ditata secara baik. (Eveerth /LintasPapua.com)

“Kami berharap agar pelaksanaan reboisasi kedepan bukan hanya peran pemerintah saja, tetapi juga masyarakat, BUMD, BUMN, LSM dan adat harus berpartisipasi,” tandasnya.

Sementara itu, General Manajer PLN UIP Papua, Risal R. Hasoloan mengatakan PT. PLN Persero memiliki program untuk setiap unit diseluruh Indonesia harus menanam 1.000 pohon, “dan merupakan program K3 PT. PLN Persero, artinya pihak PLN berbisnis dalam konteks yang berwawasan lingkungan,” sambungnya.

Ditambahkannya, program reboisasi akan dilakukan berkelanjutan dan pihaknya berkewajiban untuk menanam pohon setiap tahun. Dikatakannya bukan saja di UIP Papua tapi diseluruh Indonesia, yang telah mempunyai target hingga 50.000 pohon.

“Pohon yang ditanam ini diharapkan adalah pohon yang bisa menghasilkan buah, agar ada nilai manfaat kepada masyarakat setempat, dan ini akan terus dilakukan PLN setiap tahunnya,” pungkasnya. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)