KPU Mamteng Akui Bekerja Sesuai Aturan Dalam Bingkai NKRI

0
404
Ketua KPU Mamberamo Tengah, Steven Payokwa, S.IP., (ISTIMEWA )
Ketua KPU Mamberamo Tengah, Steven Payokwa, S.IP., (ISTIMEWA )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Ketua KPU Mamberamo Tengah, Steven Payokwa, S.IP., menegaskan, bahwa lembaga penyelenggaran pemilu yang dipimpinnya bekerja sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Penegasan itu disampaikan Steven Payokwa menyusul adanya penilaian miring yang dialamatkan kepada KPU Mamberamo Tengah, terkait kinerja lembaga tersebut.

“Seperti penilaian yang mempertanyakan talk show dan kinerja KPU seperti yang terbit di salah satu media online di Papua,” ujar Steven Payokwa, di Jayapura, Senin (28/5) kemarin.

Menurut Steven, apa yang disampaikan tersebut tidak benar, sebab KPU Mamberamo Tengah saat ini telah menjalankan tahapan berdasarkan peraturan KPU.

“ Talk show adalah jenis kampanye yang difasilitasi KPU sesuai peraturan KPU nomor 7 tahun 2015 yang menyebutkan bahwa debat terbuka/publik antar pasangan calon diselenggarkan oleh KPU KIT Aceh atau KPU KIT Aceh kabupaten kota yang disiarkan secara langsung oleh lembaga publik atau penyiaran swasta sehingga kami lakukan Jayapura yang merupakan wilayah republik Indonesia,” ucapnya.

CALON TUNGGAL DI MAMBERAMO TENGAH. Ricky Ham Pagawak dan Yonas Kenelak didukung oleh tujuh parti politik yang memiliki kursi di DPRD setempat. Jadi, semua parpol yang punya kursi mendukungnya. (Foto Berius Kogoya)

“Jika tal show itu kami lakukan di luar negara kesatuan Republik Indonesia, misalnya di PNG atau Amerika, itu baru kami melakukan pelanggaran, sehingga acara talk show ini tidak ada masalah dan tidak menyalahi peraturan KPU sebab diaksanakan di Jayapura dan disiarkan secara langsung oleh TVRI. Ini juga merupakan agenda Pilkada sehingga harus dipahami oleh masyarakat,” tambahnya.

Dia meminta oknum-oknum masyarakat yang mengatasnamakan tokoh masyarakat tokoh masyarakat untuk mengkritisi berdasarkan fakta. Jangan sebaliknya, sehingga menimbulkan kebingungan di mayarakat Mamberamo Tengah.

“Kita harus memberikan pendidikan politik yang benar kepada masyarakat agar tahapan Pilkada ini berjalan dengan aman dan damai sampai puncaknya, jangan malah sebaliknya sehingga bisa memicu konflik di masyarakat,” katanya.
Untuk itu, dia berharap masyarakat Mamberamo Tengah untuk tetap tenang mengikuti tahapan yang saat ini sedang berjalan. Dan tidak terpancing dengan isu-isu yang bersifat provokasi.

“Semua tahapan hukum sudah selesai dan terakhir adalah putusan Mahkamah Agung, jadi saat ini hanya ada satu calon tunggal atas nama R. Ham Pagawak dan Yonas Kenelak yang tengah mengikuti tahapan Pilkada Mamberamo Tengah. Dan semuanya sudah berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku,” imbuhnya.

Soal, KPU Mamberamo Tengah tak berkantor di Kobakama, ibu kota Kabupaten Mamberamo Tengah.S teven mengatakan, pasca terbakarnya kantor KPU termasuk Panwas, pihaknya tidak bisa lagi bekerja disana sebab semua inventaris kantor seperti komputer yang menjadi database seluruhnya habis terbakar.

Ilustrasi Pemilukada, mau tidak mau rakyat sering menjadi korban elit, sehingga pemimpin yang terpilih harus bisa melihat masyarakat. (LintasPapua.com)

“Kami tidak mungkin langsung menggunakan fasilitas pemerintah yang ada di Kobakma seperti kantor-kantor, sebab kantor-kantor itu juga digunakan untuk kepentingan layanan pemerintahan,” ujarnya.

Belum lagi pihaknya merasa tidak nyaman bekerja menyusul belum ditangkapnya para pelaku maupun aktor dibalik pembakaran kantor KPU Mamberamo Tengah.

“Bagamana kami mau bekerja, jika kami merasa tidak nyaman sebab sampai saat ini pihak penegak hukum belum juga menangkap pelaku maupun aktor pembakaran kantor KPU sebab kami kuatir mereka akan terus mengganggu,” ucapnya.

“Hal seperti ini tentu menjadi catatan bagi pihak penegak hukum untuk tidak membiarkan kondisi ini berlarut-larut, agar kami penyelenggara pemilu juga bisa bekerja dengan tenang,” tambahnya.

Dia menegakan, untuk sementara KPU Mamberamo Tengah menjalankan aktivitasnya di Wamena, sebab secara geografis lebih muda dijangkau dari ibu kota kabupaten, termasuk tersedianya akses internet. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here