Kondisi pesawat saat tergelincir di Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Jumat (25/5) siang. (Humas Polda Papua)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Pesawat Cargo Jayawijaya Air dengan nomor penerbangan Boeing 737 seri 200 yang dterbangkan dengan berisi muatan berbagai barang dari Bandara Sentani Jayapura, tergelincir di landasan pacu Bandar Udara Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada Jumat (25/5) sekitar pukul 14.08 Wit.

Kapolres Jawawijaya, AKBP Yan Pieter Reba saat dikonfirmasi HPP dari Kota Jayapura, Jumat sore, membenarkan kejadian ini. Dikatakan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun turbin bagian kiri pesawat dinyatakan terlepas.

Adapun kronologis kejadian  diungkapkan dimulai pada Pukul 13.32 Wit, dimana pesawat Cargo Jayawijaya yang dikemudikan oleh Pilot Kapten Pius Realino, terbang dari Bandar Udara Sentani Jayapura menuju Bandar Udara Wamena dengan muatan logistik berupa beras dan semen. Saat pesawat landing dari Runway 15 pada pukul 14.08 Wit, tiba-tiba engine pesawat sebelah kiri lepas dan terjatuh sehingga mengakibatkan pesawat oleng dan kemudian mendarat di sebelah kiri runway.

“Sesaat kemudian, dua unit pemadam kebakaran dan anggota Polres Jayawijaya tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengamankan TKP. Tidak terdapat korban jiwa dan posisi pesawat berada di luar Runway sehingga dak menghalangi aktifitas penerbangan,” terang Yan.

Sementara Pelaksana Harian Unit Penyelenggara Bandar Udara  Kelas 1 Wamena, Ferdinan Halatu menuturkan, saat pesawat Jayawijaya Dirgantara dengan registrasi PK-JRM mendarat, roda  depannya mengenai turbin ke landasan sehingga menyebabkan turbin terlepas ke arah kanan. Diperkirakan 800 meter pesawat keluar ’runway’, sempat belok ke arah bahu kiri landasan dan masuk menerobos rumput.

“Isi muatan pesawat berupa Beras Bulog dan bahan campuran termasuk semen seberat 12,5 ton, bandara sempat ditutup sekitar dua jam mulai pukul 14.10 WIT hingga pukul 16.00 WIT. Akibatnya, satu pesawat penumpang dan satu pesawat cargo batal diterbangkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pasca kejadian petugas bandara melakukan pembersihan runway dan memindahkan turbin pesawat dari landasan untuk memperlancar kembali aktifitas bandara. (Paul/ab / Koran Harian Pagi Papua))