Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E, M.Si., didampingi istri, Ny. Magdalena Luturmas Awoitauw, S.Pd, saat merayakan HUT ke-59 Mathius Awoitauw, di sela-sela ibadah sykuran rumah dinas bupati, di Jalan Sosial, Kota Sentani, Minggu (20/5/18) sore. (Irdan / HPP)

 

 

 

Bupati Mathius Sebut Rumah Dinas Angkat Wibawa Pemerintah

 

 

SENTANI (LINTAS   PAPUA) – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E, M.Si, telah menempati rumah dinas yang terletak di Jalan Lingkar Utara, Jalan Sosial, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

 

 

Ia menilai rumah dinas yang ditempatinya itu telah mengangkat wibawa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura.

 

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mathius menggelar ibadah syukuran, juga melakukan buka puasa bersama dan merayakan hari jadinya ke-59 tahun yang jatuh pada tanggal 20 Mei.

“Selama ini kita tidak punya rumah jabatan. Padahal Kabupaten Jayapura merupakan kabupaten tertua di Papua. Maka itu, dengan adanya rumah dinas ini telah mengangkat wibawa pemerintah daerah bahwa ada kawasan yang dihuni oleh pimpinan-pimpinan daerah,” sebut Mathius Awoitauw dalam sambutannya, Minggu (20/5/2018) sore lalu.

 

“Selama ini kita tidak punya rumah jabatan. Padahal Kabupaten Jayapura merupakan kabupaten tertua di Papua. Maka itu, dengan adanya rumah dinas ini telah mengangkat wibawa pemerintah daerah bahwa ada kawasan yang dihuni oleh pimpinan-pimpinan daerah,” sebut Mathius Awoitauw dalam sambutannya, Minggu (20/5/2018) sore lalu.

 

 

Sebelumnya Mathius mengakui bahwa pihaknya coba menciptakan wibawa dan suasana yang sudah terjadi saat ini.

 

 

“Dan puji syukur, pemerintah daerah telah menyediakan fasilitas ini. Dimana sudah saya tempati beberapa waktu yang lalu,” ucapnya.

 

 

Kedepannya, kata Mathius untuk sisa lahan yang masih cukup itu akan diatur untuk beberapa Muspida lain agar bisa menempati kawasan ini.

 

 

“Kalau ditengah antara saya dan pak wakil kan rumah dinas Kapolres Jayapura, nah sisanya ini nantinya akan kita bangun untuk Muspida lain nya,” jelas Mathius diakhir wawancara. (Irfan  / Koran Harian Pagi Papua)