Banyak Pejabat Tidak Ditempat, Roda Pemerintahan Mamberamo Raya Belum Maksimal

0
691
Anggota DPR Papua, Yotam Bilasi. saat diwawancara. (lintaspapua.com)
Anggota Komisi IV DPR Papua, Yotam Bilasi. (Eveerth Joumilena / LintasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP),  Yotam Bilasi menilai roda pemerintahan di daerah itu belum berjalan maksimal karena sejumlah pejabatnya sering tidak berada di tempat tugas.

“Jalannya pemerintahan di Kabupaten Mamberamo Raya hingga kini belum maksimal. Banyak masyarakat yang akan mengurus keperluannya sering kali tertunda,  karena pejabat yang bersangkutan tidak selalu berada di tempat tugas,” katanya di Kota Jayapura, Papua, Jumat.

Menurut dia, selain sejumlah pejabat jarang di tempat, hal itu juga dipengaruhi oleh belum terisinya sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) definitif.

“Rata-rata kepala OPD di Mambra itu belum terisi atau hanya penjabat sementara, sehingga berdampak langsung pada pelayanan kepada masyarakat. Yang saya ketahui kepala OPD rata-rata belum dilantik,” katanya.

Lebih lanjut anggota Komisi IV DPRP dari kursi pengangkatan otonomi khusus (Otsus) mengatakan hal tersebut diketahui setelah melihat permasalahan langsung di lapangan dan informasi masyarakat.

“Saya kira hal ini harus segera diseriusi oleh kepala daerahnya, yang seharusnya selalu berada di tempat sehingga persoalan utama terkait pelayanan bisa didapatkan masyarakat,” katanya.

Yotam berharap agar Bupati dan Wakil Bupati Mamberamo Raya Dorinus Dasinapa dan Yabkobus Britay segera menindaklanjuti kegalauan yang disampaikan oleh masyarakat dengan harapan jalannya pembangunan terutama pelayanan kepada warga bisa lebih maksimal.

“Harapannya Pak Dorinus dan Pak Britay harus selalu ada ditempat tugas sehingga roda pemerintahan bisa berjalam maksimal, karena dengan begitu penyerapan anggaran bisa lebih baik, kalau tidak malah sebaliknya,” katanya. (LKBN ANTARA / Alfian Rumagit /HPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here