Budayawan dan Seniman Diajak Beri Dukungan Festival Danau Sentani 2018

0
539
Ilustrasi Masyarakat adat dalam sebuah FESTIVAL DANAU SENTANI tahun - tahun sebelumnya. (Amazing Papua Facebook)
Ilustrasi Festival Danau Sentani (David Maturbongs‎ Facebook)

SENTANI (LINTAS APAPUA) – Festival Danau Sentani (FDS) yang selalu mengangkat nilai-nilai kearifan lokal dalam setiap pelaksanaannya dalam bentuk atraksi seni dan budaya itu, diharapkan kepada budayawan dan seniman yang ada di daerah ini dapat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan iven FDS ke-XI Tahun 2018.

“Kami harap budayawan dan seniman yang ada di Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura dapat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan iven FDS tersebut. Sekalipun iven FDS tahun ini di kelola secara professional oleh Event Organizer (EO). Namun itu hanya sebatas pengelolaannya, sedangkan isinya akan dilakukan oleh para budayawan dan seniman termasuk sanggar-sanggar tari di setiap kampung,” ujar  Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, belum lama ini.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, saat diwawancara. (Irfan /Koran Harian Pagi Papua)

Lanjut Bupati Mathius mengatakan, jika selama ini FDS di kelola secara amatiran, tetapi tidak mengurangi semangat baik dari budayawan serta seniman dan masyarakat adat untuk memberi dukungan terhadap iven FDS.

“Apalagi sekarang ini, pengelolaannya secara profesional oleh EO dan panitia pelaksana yang dibentuk yang orangnya-orangnya terdiri dari budayawan dan seniman,” katanya.

Menurutnya, Kabupaten Jayapura memiliki banyak budayawan dan seniman yang tersebar di setiap kampung hanya saja belum menunjukan kebolehannya, akibat kurang profesionalnya pengelolaan FDS selama ini.

“Dengan di kelola secara profesional tahun ini, maka semua potensi dan kemampuan budayawan dan seniman dapat menunjukan kebolehannya,” harapnya.

 

Bupati Mathius menjelaskan, bahwa Festival Danau Sentani sebagai sebuah agenda nasional di daerah yang menampilkan pagelaran budaya dan seni menjadi aset berharga yang dimiliki oleh Kabupaten Jayapura di bidang pariwisata.

Ilustrasi Masyarakat adat dalam sebuah FESTIVAL DANAU SENTANI (Amazing Papua Facebook)

 

“Setalah menjadi agenda nasional, maka pengelolaannyapun harus di kelola secara profesional. Supaya memberikan perubahan yang signifikan dalam mengangkat nilai-nilai budaya setempat,” pesannya.

Dirinya meminta, Budayawan dan seniman hendaknya memberikan dukungan yang penuh kepada panitia dan EO lewat koordinasi dan komunikasi yang intens guna meningkatkan bobot pelaksanaan FDS tahun ini.

“Agar kedepan, FDS tidak lagi menjadi suatu agenda nasional yang di laksanakan oleh komunitas tertentu. Tetapi, dapat menjadi agenda nasional yang dilaksanakan secara nasional di daerah,” imbuhnya.

ILUSTRASI FESTIVAL DANAU SENTANI. (Foto Ida Cesillia‎ Facebook)

Untuk itu, Bupati Mathius berpesan kepada pihak EO dan panitia agar dapat  memberikan ruang dan kesempatan kepada budayawan dan seniman serta sanggar-sanggar tari di setiap kampung untuk berperan aktif bersama-sama menyiapkan segala hal hingga pelaksanaan FDS nanti.

“Kami dari pemerintah setelah memberikan dana berdasarkan ketentuan penggunaan dana yang di tetapkan melalui ABPD kepada para pihak, maka selanjutnya kami tidak akan terlibat secara langsung dalam kepanitiaan atau apapun namanya itu seperti tahun-tahun sebelumnya, tutur Mathius Awoitauw menutup perbincangannya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here