Dukcapil Keerom Giatkan  Perekaman E – KTP Bagi Masyarakat

0
641
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Keerom, Johanis Tawa, SAg. (Arif/HPP)
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Keerom, Johanis Tawa, SAg. (Arif/HPP)

KEEROM (LINTAS PAPUA)  – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Keerom, Johanis Tawa, Sag, mengemukakan saat ini pihak Dukcapil Keerom terus melakukan perekaman E-KTP terhadap penduduk di Keerom yang belum melakukan perekaman.

Perekaman yang kami lakukan saat ini terus kita kejar untuk masyarakat di Keerom dan memang kita harapkan bisa 100 persen lakukan perekaman. Dan perekaman ini kami lakukan akan terus-menerus termasuk terhadap 6.000 lebih penduduk yang belum melakukan perekaman seperti yang disampaikan KPU Keerom untuk pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua tahun ini,” ujar Johanis Tawa,  kepada HPP, usai mengikuti apel rutin Pemkab Keerom, kemarin.

Dikatakan,  bahwa perekaman yang pihaknya lakukan bukan hanya karena ada Pilkada. Karena Dukcapil melayani masyarakat terkait perekaman karena memang E-KTP adalah hak penduduk dan berguna bagi dirinya dalam mendapatkan fasilitas pelayanan dari pemerintah dan menandakan ia penduduk Indonesia yang syah.

“:E-KTP itu sangat penting bagi masyarakat, bukan hanya untuk Pilkada. Dengan miliki KTP, maka penduduk tersebut bisa mendapatkan macam-macam pelayanan,” katanya.

Lebih lanjut, diakui,  jika  ke sakit ke RS ia ditanyakan KTP, menyekolahkan anak juga ditanyakan KTP orang tuanya.

“Termasuk ke tenaga kerja,  ke kantor polisi juga ditanyakan KTP, ke perizinan, dan banyak lainnya semua sama, KTP-nya ditanyakan,” lanjutnya.

Meskipun E-KTP adalah hak setiap warga negara ia mengharapkan agar penduduk yang dimaksud juga jujur mengenai perekamannya. Karena ia mendapati ada penduduk yang mengaku belum melakukan perekaman tapi saat hendak dilakukan perekaman akhirnya diketahui bahwa ia telah melakukan di kabupaten lain selain Keerom.

“Kalau seperti ini maka tetap kita tak bisa lakukan perekaman, kecuali ia membawa keterangan pindah domisili dari kabupaten sebelumnya. Karena sistem E-KTP ini online secara nasional, jadi kalau sudah melakukan perekaman namun mengaku belum tetap akan ketahuan,” tandasnya. . (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here