John Wempi Wetipo di Kampung Ambai. (istimewa)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, John Wempi Wetipo-Habel Melkias Suwae (JWW-HMS), memulai lawatannya kampanye ke wilayah Saire hari ini, Senin (26/3/2018).  

Dimana di ketahui, sebelumnya pasangan yang di sapa JOSUA itu telah memulai penyampaian visi misi kepada masyarakat di wilayah La Pago, Ha Animha dan Tabi.

Ketua Tim Pemenangan Papua Cerdas, Edoarduz Kaize mengungkapkan, di wilayah Saireri yang meliputi kabupaten Supiori, Biak Numfor, Kepulauan Yapen dan Waropen akan di laksanakan dalam bentuk tatap muka, dialogis dan tertutup terbatas.

 

 

John Wempi Wetipo

“Paslon bersama tim pemenangan akan memanfaatkan waktu lima hari yang diberikan untuk menjangkau masyarakat di empat kabupten. Seluruh partai pengusung, relawan dan simpatisan sebelumnya sudah kita minta untuk menjaga situasi aman dan kondusif, agar pelaksanaan kampanye bisa berjalan sesuai harapan,” kata salah satu pimpinan di DPR Papua.

 

 

 

Lelaki yang biasa di sapa Edo, memastikan Pasangan JOSUA akan hadir menyapa masyarakat.

John Wempi Wetipo, usai menyelam di Pulau Owi Biak, mengagumi potensi alam wisata bahari Laut Saireri yang perlu dijaga dan dikembangkan. (istimewa)

 

 

Calon Gubernur Papua, John Wempi Wetipo mengatakan, wilayah Saireri sudah sering di kunjunginya sebelum mencalonkan diri sebagai Gubernur Papua, sehingga sudah dekat dan mengenal karateristik masyarakat di wilayah ini.

 

“Saya sering diving (menyelam) di Biak, Supiori dan Kepulauan Yapen, selain itu di Waropen juga keluar masuk hutan dalam misi kemanusiaan. Lalu, saya juga sudah memahami apa yang menjadi impian masyarakat setempat, terlebih khusus untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” paparnya.

Pasangahn Calon Gubernur Papua dan Calon Wakil Gubernur Papua,, John Wempi Wetipo – Habel Melkias Suwae. (ISTIMEWA)

Sedangkan Calon Wakil Gubernur Papua, Habel Melkias Suwae menuturkan, wilayah Saireri terlebih masyarakatnya tak asing baginya. Apalagi pada Pulgub tahun 2013 lalu, masyarakat setempat memilihnya.

“Ini adalah kampung halaman istri saya, tentu ada hubungan emosional.  Namun itu tak penting. Karena yang menjadi utama, kami punya program besar untuk mensenjahterkan masyarakat di wilayah Saireri,” tandasnya. (Tim Josua)