Kundrat Gusbager Pimpin Pansus Pemilihan Wabup Keerom

0
779
Ketua Pansus Pemilihan Wakil Bupati Keerom Periode Sisa 2018--2021, Kundrat Gusbager. (Arif /Harian Pagi Papua)
Ketua Pansus Pemilihan Wakil Bupati Keerom Periode Sisa 2018–2021, Kundrat Gusbager. (Arif /Harian Pagi Papua)

KEEROM (LINTAS PAPUA) –  Ketua Badan kehormatan DPRD Keerom, Kundrat Gusbager, akhirnya dipilih menjadi Ketua Pansus Pemilihan Wakil Bupati Keerom Periode Sisa 2018–2021. Pansus (panitia khusus) yang dibentuk oleh DPRD Keerom ini dimaksudkan agar DPRD Keerom segera menetapkan atau merevisi Tatib pemilihan Wakil Bupati Keerom yang akan segera dilaksanakan DPRD Keerom.

‘’Jadi Pansus ini dimaksudkan agar DPRD yang nantinya akan memilih wakil bupati Keerom sesuai usulan dari partai pengusung ada dua nama. Tentunya kita harapkan partai pengusung segera memberikan nama calon Wabup ke DPRD, dan Pansus menyiapkan revisi tatib, sehingga pada saat nama itu disodorkan ke DPRD, maka DPRD Keerom telah siap untuk proses pemilihan karena Tatib telah ada,’’ujar Ketua Pansus Pemilihan Wakil Bupati Keerom Periode Sisa 2018–2021, Kundrat Gusbager,  kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (21/3/2018) kemarin.

Dikemukakan sejak senin (19/3/2018) Pansus telah resmi terbentuk dan diberi mandat untuk mulai bekerja selama 30 hari, dan jika dipandang perlu maka akan diperpanjang 14 hari kedepan lagi. Untuk mempercepat proses tersebut maka Pansus yang beranggotakan 6 orang dari fraksi-fraksi yang ada di DPRD Keerom telah memulai kegiatannya kemarin dengan menggelar rapat Pansus di ruang rapat komisi DPRD Keerom.

‘’Tadi seluruh anggota Pansus hadir dan juga Sekwan DPRD Keerom, selain untuk membahas  agenda dan jadwal kegiatan Pansus juga membahas masalah operasionalnya. Kita memang targetkan revisi Tatib ini bisa selesai sesuai jadwal, maka kita langsung rapat tadi,’’ungkapnya lanjut.

Tentang pembentukan Pansus ini sendiri, Kundrat yang juga Ketua BK (Badan Kehormatan) DPRD Keerom ini menambahkan, bahwa karena untuk kasus seperti ini terjadi di Papua baru yang pertama kali yaitu Bupati berhalangan tetap, maka diharapkan, DPRP dan juga Kabupaten Keerom bisa melakukan proses ini dengan baik, sehingga akan menjadi model atau contoh apabila kedepan ada Kabupaten lain yang mengalami atau ada peristiwa serupa.

‘’Untuk itu kita harapkan dukungan semua pihak untuk Pansus ini termasuk masyarakat agar revisi Tatib bisa berjalan baik, dan proses pengisian jabatan Wakil Bupati Keerom bisa berjalan baik dan segera terisi. Agar proses pembangunan Keerom bisa berjalan lancar karena Wakil Bupati Keerom akan bisa membantu Bupati Keerom dalam tugasnya sehingga Kabupaten di Tapal Batas ini bisa semakin berakselerasi dalam proses pembangunan kedepan,’’pungkasnya. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here