SENTANI (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) bekerjasama dengan USAID Iuwash Plus menggelar loka karya refleksi rencana 5 tahun Kabupaten Jayapura.

 

Loka karya yang bertemakan USAID IUWASH Plus mendukung peningkatan akses air, santai dan prilaku higienis yang adil dan setara itu dilaksanakan di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (20/3/2018) pagi.

 

“Jadi, dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ini, kita juga ada rencanakan lima tahun mendatang itu harus akses sanitasi air bersih itu benar-benar utuh dan terpenuhi,” ucap Kepala Bidang Fisik dan Prasarana pada Bappeda Kabupateb Jayapura, Origenes Monim, ST, ketika dikonfirmasi wartawan usai membuka kegiatan loka karya tersebut, Selasa (20/3/2018) siang.

Untuk itu, dirinya mengatakan, dalam lokakarya ini semua peserta diharapkan memberikan saran dan masukan terhadap dokumen yang akan di review nanti, agar bisa mendapat kepastian di dalam mengelola air minum untuk lima (5) tahun kedepan. Supaya setiap masyarakat yang ada di Kabupaten Jayapura ini bisa mendapatkan akses air minum secara terpadu dan merata serta masyarakat bisa dapat menikmati air bersih dengan kualitas baik.

“Kita tidak mengharapkan ketersediaan air dari PDAM saja. Tetapi, kita juga melakukan sinergitas terhadap sumber-sumber air yang ada pada lingkungan  masyarakat. Mungkin kita juga bisa lakukan kerja sama dengan mereka, guna persiapan air bersih untuk lima tahun kedepan,” ujar Origenes Monim. (Irfan / Harian Pagi Papua)