RBC Terancam Tak Diundang  Tahun Depan Ikut Argapura Cup

0
956
Pemain RBC saat berebut bola dilapangan. (Geis Muguri /HPP)
Pemain RBC saat berebut bola dilapangan. (Geis Muguri /HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Ketua Panitia Turnamen Argapura U-18,  Lambertus Fonataba,  SE. MKP menyayangkan tidak hadirnya tim RBC SPN U-18 dalam pertandingan terakhirnya menghadapi PS Kus-Kus yang berlangsung Kamis (01/03/2018).

Lambertus mengatakan, dipartai ke 26 yang mempertemukan dua tim yakni SSB Batik Cigombong Kotaraja  dan SSB Orion Sentani  yang dimenangkan oleh SSB Batik dengan skora  tipis 1-0. Langkah ini memuluskan SSB Batik sebagai juara grup B. “Untuk raner-up Pool B masih menjadi persaingan ketat antara SSB Nafri dan Tunas Muda Hamadi. “Ujarnya Jumat, (02/03/2018).

Sedangkan untuk partai ke 27 antara PS. Kus-Kus selaku tuan rumah menghadapi RBC SPN, pemain dan official dari RBC tidak hadir sehingga pertandingan itu dimenangkan Kus-Kus dengan kemenangan Walk Out (WO).

“Kami dari pihak penyelenggara sangat kecewa dengan sikap yang ditunjukkan dengan tidak hadirnya official dan pemain di lapangan. RBC menjadi tim lokal yang mempunyai nama besar di sepakbola khususnya di Kota Jayapura. Namun tidak menunjukan jiwa sportivitas untuk datang bertanding pada pertandingan terakhir,” jelasnya.

Memang diatas kertas RBC sudah tidak punya asa untuk lolos ke babak  semifinal, namun pada awal meeting  pihak panitia dengan 12 klub yang bertanding pada turnamen ini telah menyepakati apapun hasilnya tetap akan memainkan semua pertandingan.

“Kami panitia turnamen sangat tegas untuk kejuaraan yang akan datang di tahun 2019 nanti, kami tidak akan lagi untuk mengundang tim RBC. Kami akan lebih selektif lagi melihat tim-tim yang ada di Kota Jayapura maupun Kabupaten dan mengundang mereka yang mempunyai kesiapan lebih baik,” tegasnya.

“Lewat turnamen ini kita harapkan juga bisa menghasilkan pemain-pemain yang kelak nantinya dapat bermain pada tim Persipura U-19 maupun tim senior atau klub-klub yang ada di Liga I,II,III maupun persiapan tim sepakbola PON Papua tahun 2020. Karena mereka berada di usia yang sangat produktif, dan ini ajang pembuktian bagi mereka di usia seperti ini,” urainya. (Geis Muguri  / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here