Depan Ribuan Massa, Inilah Orasi Politik Lukas Enembe Saat Kampanye Perdana di Sentani

0
774
Kampanye Perdana Pasangan LUKMEN di Lapangan Almarhum Theys H. Eluay di Sentani. (Irfan/HPP)

SENTANI (LINTAS  PAPUA)  –  Ribuan massa pendukung mengahdiri kampanye akbar perdana pasangan calon (Palson) Gubernur dan Wakil Gubernur provinsi Papua nomor urut 1, Lukas Enembe-Klemen Tinal (LukMen), di Lapangan Alm. Theys H. Eluay, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (1/3/2018) siang.

Kampanye tersebut dihadiri Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Garda Pemuda DPP Partai NasDem Prananda Surya Paloh, Ketua Tim Koalisi Papua Bangkit Jilid II yang juga Ketua DPW Partai NasDem papua Mathius Awoitauw, Anggota DPR RI dari Partai NasDem H. Sulaiman L. Hamzah, SE, Ketua Tim Kampanye LukMen, Yunus Wonda serta pengurus DPP Partai NasDem dan perwakilan pengurus DPP partai koalisi LukMen.

Suara teriakan bergema ketika para juru kampanye (Jurkam) tingkat nasional silih berganti, meminta masyarakat Provinsi Papua untuk memenangkan kembali petahana Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Lukas Enembe-Klemen Tinal. Kampanye dimeriahkan pagelaran musik dari artis lokal Papua.

Lukas Enembe dalam orasinya mengatakan, dirinya dengan pasangannya Klemen Tinal adalah pasangan yang setia dan tidak terceraikan sejak mereka berdua maju pada Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua pada lima tahun lalu.

“Kami dua ini aman-aman saja, yang lain boleh berkelahi, tapi saya dan Klemen Tinal tetap harmonis. Kami menjaga NKRI, menjaga Papua tetap aman dan damai,” kata Lukas Enembe dalam orasi politiknya di Lapangan Alm. Theys H. Eluay dalam kampanye akbar perdana LukMen, Kamis (1/3/2018) siang.

Kata Lukas, di Papua ada sekitar 200-an suku dan belum terhitung dengan suku dari masyarakat Indonesia yang datang dari luar Papua. Dengan keberagaman suku dan agama itu dirinya masih tetap menjaga agar Papua tetap aman dan damai.

“Secara hitungan kami sudah menang. Tapi, kami ingin menang secara demokratis, bermartabat serta cara yang aman dan damai. Tidak boleh pakai cara kekerasan,” ujarnya.

Lanjut Lukas Enembe, dirinya dan Klemen Tinal selama 5 tahun sudah membuat perubahan yang luar biasa dengan aneka terobosan. Diawali dengan upaya menaikkan APBD dari Rp 8 triliun menjadi Rp 12 triliun. Pihaknya juga mempunyai satu pekerjaan rumah (PR) yang besar, yaitu untuk mensukseskan PON XX Papua Tahun 2020.

“Saat ini, stadion megah Papua Bangkit yang ada di Kampung Harapan sedang dibangun. Untuk itu, kami yakin menang dan melanjutkan PR besar tersebut,” kata LE sapaan akrabnya dengan nada optimis.

Lukas Enembe mengatakan Papua harus aman. Negara harus perhatikan kesejahteraab Papua. Saat ini Jokowi sedang membangun sejumlah sektor di Papua. Ia dan Klemen mengakui hal ini.

“Saya bangga dengan Jokowi yang selalu datang di Papua. Dia perintahkan turunkan harga BBM dan semen di Papua. Berkat Jokowi harga-harga di pegunungan Papua sudah turun. Jadi kita lanjutkan di Papua, Jokowi lanjutkan di Jakarta. Papua adalah harapan Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu ditempat yang sama,  Klemen Tinal menambahkan, jangan duakan Lukmen karena kita semua harus bersatu.

“Terima kasih, hari ini Allah yang satu memberi kita cuaca yang bagus. Karena itu bapa ibu saudara sekalian, pulang dan ceritakan ke rumah bahwa Lukmen adalah sosok yang layak pimpin Papua lima tahun kedepan,” katanya.

Sesudah pasangan Lukas Enembe-Klemen Tinal berorasi, dilanjutkan dengan orasi politik dari Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh.

“Kita masih memiliki harapan serta keyakinan dan juga kita masih punya caon pemimpin terbaik untuk mengatur Bumi Papua ini. Mereka itu adlaah pasangan LukMen,” ujar Surya Paloh yang juga tokoh Restorasi Indonesia tersebut.

Untuk itu, Surya Paloh menegaskan, di Bumi Papua adalah energy bagi seluruh Indonesia dan tanpa Papua maka bangsa Indonesia tidak ada artinya. Sebab, itu yang menjadi amanah yang telah diberikan oleh seluruh pendiri bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

“Saya kenal kedua tokoh ini sangat dekat. Sungguh saya ingin katakan bahwa mereka itu saya anggap sebagai adik saya sendiri. Dengan mendukung LukMen, yakin dan percaya bahwa mereka tak akan pernah mengingkari janji-janjinya,” tukas Surya Paloh. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here