Diduga Pelaku Curanmor, Seorang Pria di Asolokobal Tewas Dihakimi Warga Karena

0
423
Ilustrasi Puluhan Kendaraan motor yang Terjaring Dalam Operasi di Perempatan Jalan. (Ema)

WAMENA (LINTAS  PAPUA) – Seorang pria menjadi bulan-bulanan sekelompok warga di distrik Asolokobal, Sabtu (24/02) karena diduga, pria tersebut merupakan salah seorang dari sekelompok pemuda yang melakukan aksi perampasan sepeda motor di kampung Megapura distrik Asolokobal Senin (19/02) lalu.

Akibat penganiayaan tersebut korban yang diketahui bernama Sogo Matuan ini pun tidak tertolong dan meninggal dunia.

Kapolres Jayawijaya AKBP. Yan Pieter Reba saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/02) mengungkapkan, bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun korban Sogo Matuan, merupakan korban salah sasaran, namun dirinya juga merupakan salah seorang dari anggota jaringan pencurian motor dari Distrik Mugi yang berteman dengan orang Kurima.

“Kita sudah mengambil langkah untuk menahan kelompok masyarakat dari Mugi dan dari Kurima dan kita sudah mengembalikan saksi ,” ungkapnya.

Lanjutnya, Sabtu (24/02) kemarin pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan negosiasi dengan kedua belah pihak.

Kurang lebih sebanyak 500 orang warga, kemarin telah stanby di perbatasan Yahukimo -Jayawijaya (Kurima), dan pihaknya juga menghimbau kepada warga jika yang meninggal adalah korban salah sasaran dan bukan warga Kurima.

Karena warga dari Megapura, Asolokobal, Hitegima, Asotipo,  sudah melakukan pengawasan mulai dari Yagara sampai ke perbatasan Hitegima dengan Kurima.

Maka pihak kepolisian, langsung melakukan koordinasi dengan kedua belah pihak untuk mencegah terjadinya pertikaian.

Pihaknya juga meminta kepada masyarakat, untuk menyerahkan masalah ini kepada kepolisian.

“Kami juga minta kepada masyarakat Kurima, untuk segera menyerahkan empat pelaku curanmor yang mencuri motor dari Hitegima sejak 15 Februari lalu,” pungkasnya. (Vin/nn/Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here