Talud Taman Mesran Rusak, Bukan Tanggung Jawab PT Pelindo

0
314
Delapan Kapal Motor Jonson dengan berbagai fasilitas yang diberikan Pemerintah Kota Jayapura kepada para nelayan. (Humas Setda Kota Jayapura)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Managemen PT Pelindo IV (Persero) Cabang Jayapura membantah, jika pihaknya harus bertanggung jawab untuk masalah yang sama sekali bukan kewenangannya.

 

General Manager PT Pelindo IV Cabang Jayapura Muhajir Djurumiah mengatakan, adanya kapal-kapal yang parkir di Taman Mesran yang juga mengakibatkan talud tersebut rusak, bukanlah kesalahan PT Pelindo, sehingga bukan tanggung jawabnya untuk memperbaiki talud yang rusak parah itu.

 

Ia mengaku beberapa waktu lalu, Muhajir sudah menerima surat resmi dari Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano tentang pertanggung jawaban talud yang rusak dan penertiban kapal-kapal yang berlabuh di Taman Mesran milik Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura.

 

“Saya bersurat resmi ke Walikota, bahwa kami mendukung penertiban itu namun PT Pelindo IV Jayapura tidak dalam kapasitas menertibkan kapal-kapal yang berlabuh di Taman Mesran, karena bukan kewenangan kami melainkan ini tanggung jawab Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuham Jayapura  (KSOP),” jelasnya kepada HPP ketika ditemui diruang kerjanya Rabu (21/2) sore.

 

Disinggung mengenai peran PT Pelindo di Jayapura, ia menegaskan bahwa PT Pelindo hanya memiliki kewenangan untuk mengoperasikan PT Pelabuhan IV Jayapura, tidak mengurusi parkiran-parkiran kapal yang di Taman Mesran.

 

“Tidak ada kegiatan kami disitu, kami juga tidak memungut pendapatan disitu, itu tanggung jawab pemilik kapal. Pelindo hanya menghitung biayanya,” ungkapnya.

Ketika diminta untuk perbaikan talud yang rusak, ia menegaskan pasti membutuhkan dana yang cukup besar.

 

“Kalau mau CSR bisa saja, tetapi bukan kami yang memperbaiki karena tidak ada pendapatannya buat Pelindo, aset kami saja yang tidak produktif lagi, tidak boleh kami biayai,” jelas Muhajir.

 

Terkait kerusakan talud tersebut, pihak KSOP sudah mengundang PT Pelindo dan PT Pelni  untuk rapat, dan hasil rapat tersebut katanya, ada statmen dari Ketua Insa juga berpendapat yang sama dimana PT Pelindo tidak punya wewenang untuk memperbaiki talud yang rusak di Taman Mesran.

 

“Taman Mesran bukan milik PT Pelindo Jayapura, itu punya Pemda dan Taman Mesran itu CSR nya Pertamina, kalau kami CSR lagi disitu kan jadinya tumpang tindih,” tandasnya. (Nia/nn/Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here