Bupati Awoitauw Ajak Pengurus PKK Bersinergi dengan Program Pemerintah

0
622
Pelantikan pengurus dan anggota TP-PKK yang diketuai langsung Istri Bupati Jayapura, Ny. Magdalena Luturmas Awoitauw, S.Pd, dilangsungkan di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (20/2/2018) pagi, bersama Wakil Ketua I Ny. Siti Aisah Giri Wijayantoro, anggota dan seksi kepengurusan lainnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Kepengurusan Tim Penggerak – Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Jayapura, akhirnya dilantik Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si.

Pelantikan pengurus dan anggota TP-PKK yang diketuai langsung Istri Bupati Jayapura, Ny. Magdalena Luturmas Awoitauw, S.Pd, dilangsungkan di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (20/2/2018) pagi, bersama Wakil Ketua I Ny. Siti Aisah Giri Wijayantoro, anggota dan seksi kepengurusan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Mathius menegaskan beberapa hal penting terkait keberadaan TP-PKK Kabupaten Jayapura. Mathius menginginkan seluruh pengurus dan anggota TP-PKK Kabupaten Jayapura dapat bersinergi dengan program kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura.

“Keberadaan TP-PKK tentunya adalah dukungan bagi Pemerintah Daerah dalam pembangunan, PKK adalah mitra pemerintah memajukan daerah,” ujarnya.

Lanjut Mathius menyampaikan, peran ibu-ibu (PKK) itu memegang peranan yang sangat penting dan luar biasa dalam membawa perubahan didalam keluarga serta perjalanan kehidupan setiap manusia.

“Mereka punya peran yang luar biasa, baik dalam rumah dan juga di luar rumah. Rumah bisa berwibawa karena dibalik itu ada seorang ibu yang luar biasa,” katanya.

“Oleh karena itu, kerja-kerja sosial ini membutuhkan tenaga dan pikiran yang cukup besar. Kita harus mejangkau masyarakat meliputi 19 Distrik dan terdapat 139 Kampung serta 5 Kelurahan. Ini harus dikonsep dengan baik dan harus bersinergi dengan pemerintah, agar terarah serta terkoordinir dengan baik. Sehingga pada akhirnya setiap tahun akan dievaluasi apa capaian yang sudah diperoleh,” pesan Mathius menyambungkan.

Selain itu, Bupati Mathius meminta kepada seluruh pengurus agar dapat melakukan rapat dalam menyusun rencaa kerja serta program kegiatan untuk tahun 2018 ini. Apa yang akan dilakukan harus sejalan dengan dorongan dari pemerintah melalui anggaran yang sudah dialokasikan dalam rangka pemberdayaan untuk kesejahteraan masyarakat.

Karena posisi dan peran penting ini, kata Bupati Mathius, pemerintah melihat bagaimana memberikan ruang yang penting bagi TP-PKK secara Nasional hingga ke daerah dan distrik serta kampung.

“Saya pikir kalau PKK ini satu hal yang rutin, sehingga hari ini (kemarin) kita sudah menyaksikan pelantikan pengurus TP-PKK Kabupaten Jayapura. Kalau ketua PKK nya sudah dilantik di provinsi, maka pengurus lainnya harus dilantik juga untuk lima tahun bekerja. Kita berharap mengenai sumber daya manusia (SDM) sejak 1.000 hari pertama kehidupan itu harus diberikan perhatian dalam program-program terintegrasi,” pesan Mathius Awoitauw.

Ketua TP-PKK Kabupaten Jayapura, Ny. Magdalena Luturmas Awoitauw, S.Pd, mengatakan dengan tegas, bahwa berkarya di PKK adalah kerja dan pengabdian. (Irfan / Koran HPP)

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Jayapura, Ny. Magdalena Luturmas Awoitauw, S.Pd, mengatakan dengan tegas, bahwa berkarya di PKK adalah kerja dan pengabdian. Dikatakan Magdalena, pihaknya akan mengadakan pertemuan untuk membentuk tim kerja dan juga menyusun Resntra (Rencana Strategis) untuk lima tahun kedepan.

“Setelah pelantikan ini, kami akan pertemuan untuk membentuk tim kerja dan juga menyusun rencana lima tahun kedepan,” ujar perempuan yang akrab disapa Lenny.

Dijelaskan Lenny, ada dua program yang sudah dijalankan pihaknya dalam rangka persiapan PON XX Tahun 2020 nanti.

“Yakni kain tenun bermotif Kabupaten Jayapura yang sedang berlangsung di Thabita dan juga dihadiri serta dilakukan oleh 30 orang ibu-ibu yang berada di distrik maupun kampung. Sehingga hal itu kami memberikan motivasi untuk program ini kedepannya terus dijalankan,” paparnya.

Kemudian program kerja berikutnya adalah pembentukan dasawisma baru yang sesuai dengan hasil Rakornas di Biak pada tahun 2017 lalu. “Sehingga kami fokus membentuk dasawisma yang baru dan saat ini sudah terdaftar 53 dasawisma. Karena itu, merupakan komitmen kami dalam hal ini PKK Kabupaten Jayapura saat berlangsungnya Rakornas di Biak pada tahun lalu,” tandasnya. (Irfan  / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here