Keluarga besar SMP Negeri 1 Sentani merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-53 yang di gelar di lingkungan sekolah, di Pertigaan Jalan Masuk Bandara Sentani, Kota Sentani. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Keluarga besar SMP Negeri 1 Sentani merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-53 yang di gelar di lingkungan sekolah, di Pertigaan Jalan Masuk Bandara Sentani, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (10/2/2018) lalu.

Perayaan tersebut berlangsung dengan meriah, yang dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura dan seluruh Alumni SMPN 1 Sentani dari semua angkatan serta para Dewan Guru dan seluruh siswa-siswi SMPN 1 Sentani.

Dalam perayaan tersebut, Wabup Jayapura Giri Wijayantoro ditetapkan sebagai Ketua Alumni SMP Negeri 1 Sentani untuk semua angkatan alumni.

“Ya, perayaan HUT SMPN 1 Sentani yang ke-53 itu suasananya sangat meriah. Selain itu, semangat dari para alumni luar biasa,” ucap Wabup Giri kepada wartawan disela-sela perayaan HUT SMPN 1 Sentani tersebut, Sabtu (10/12018) siang lalu.

Wabup Giri juga menyampaikan, sejumlah pesan kepada keluarga besar SMPN 1 Sentani.

“Pendidikan adalah senjata ampuh untuk merubah dunia karena dengan pendidikan, kita bisa melakukan apa saja. Orang pintar bisa ciptakan sesuatu hal dan inovasi baru serta bisa menekan kemiskinan. Maka itu, pendidikan sangat penting bagi kita semua,” cetusnya.

Karena itu, lanjut Wabup Giri, orang tua harus memberikan hak sepenuhnya kepada guru untuk mendidik anaknya saat berada di sekolah begitu pula orang tua memiliki tanggung jawab terhadap anak-anak mereka saat berada di rumah, ehingga anak menjad pintar dan berguna bagi Tuhan, orang tuanya, bangsa dan negara.

“Jangan memberikan tanggung jawab saja kepada guru. Akan tetapi, orang tua juga harus berperan dalam mendidik anaknya,” sambung Giri Wijayantoro.

Selain itu, kata Wabup Giri, dengan keberadaan alumni bisa mencegah terjadinya pungutan-pungutan liar (Pungli) di sekolah.

“Dengan adanya alumni, ini juga ada satu solusi buat guru-guru ketika melakukan proses belajar mengajar dan tidak harus mengambil pungutan-pungutan terhadap anak didiknya. Tetapi, alumni ikut bertanggung jawab bergotong-royong untuk membesarkan dan juga memperkuat proses belajar mengajar. Jadi, alumni yang merasa memiliki sekolah SMPN 1 Sentani ikut bertanggung jawab guna membesarkan sekolahnya,” katanya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura berkomitmen memajukan semua jenjang pendidikan beserta lingkungan serta juga turut serta membesarkan sekolah, sedangkan lingkungan juga harus bisa di jaga dalam berinteraksi karena hal ini menjadi prioritas utama.

“Kalau di lihat yang ada di SMPN 1 Sentani ini, kita tidak ragu untuk membangun karakter, integritas serta jati diri anak bangsa. Sehingga hal itu betul-betul terjadi dan saya bersyukur sekali di SMPN 1 ini yang dididik dengan satu nasionalisme yang sangat kental dan kita masih bawa dalam bermasyarakat, berbangsa serta bernegara,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap SMPN 1 Sentani tetap menjadi sekolah yang unggul dan berprestasi.

“Karena, kita melihat perjalanan prestasi dari sekolah ini kalau ada satu perlombaan seperti cerdas cermat maupun ketangkasan-ketangkasan lain itu selalu SMPN 1 Sentani menjadi terdepan. Hal itu harus dipertahankan dan juga dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah yang lain di daerah ini,” harapnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)