Pos Lintas Batas Negara RI – PNG di Sota Merauke Dibangun Tahun Ini

0
783
Kepala Biro Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri Provinsi Papua, Suzana Wanggai (baju putih kanan), bersama , Susana Senandi dan Betty Koirewa, ketiga Perempuan Papua yang ikut dengan berbagai kapasitas merayakan bersama HUT 42 Tahun Kemerdekaan Papua New Guinea (PNG) di Angkasa Kota Jayapura tahun 2017 lalu. (Eveerth Joumilena / lintaspapua.com)
Kepala Biro Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri Provinsi Papua, Suzana Wanggai (baju putih kanan), bersama , Susana Senandi dan Betty Koirewa, ketiga Perempuan Papua yang ikut dengan berbagai kapasitas merayakan bersama HUT 42 Tahun PNG di Angkasa tahun 2017 lalu. (Eveerth Joumilena /Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Usai membangun di Skouw Kota Jayapura, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada tahun ini, dipastikan kembali membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Distrik Sota Kabupaten Merauke.

Hal ini dikatakan Kepala Biro Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri Provinsi Papua, Suzana Wanggai, di Jayapura, Kamis (8/2/2018).

“Terkait perbatasan khususnya pembangunan PLBN di Sota Merauke, tahun ini sudah pasti akan dibangun. Sebab prosesnya sudah bukan lagi seperti saat membuat master plan atau lainnya. Tapi sudah akan segera dibangun,”terang dia.

Dia katakan, dengan akan dibangunnya PLBN Sota, Merauke, diimbau kepada Pemerintah Papua Nugini untuk membangun pos yang sama di wilayah mereka. “Karena idealnya dimana pemerintah kita membangun PLBN, pihak Papua Nugini harapannya juga membangun pos yang sama,” ucapnya.

Sayangnya, lanjut dia, pembangunan PLBN Pegunungan Bintang (Pegubin) belum dapat dipastikan kapan pelaksanaannya. Sebab saat ini, masih sementara diusulkan kepada pemerintah pusat.

“Dan memang untuk Pegunungan Bintang itu masih perlu survei dari kami dulu. Selanjutnya, survei secara internal dari Pemerintah Pusat, tetapi juga dengan Pemerintah Papua Nugini,” katanya.

“Kenapa harus survei bersama, karena kita berbicara tentang pelintas batas antar warga negara kita sendiri maupun Papua Nugini. Jadi, survei bersama ini juga nantinya menentukan tempat pembangun PLBN. Sebab PLBN itu harus dibangun bersama-sama dan berhadapan seperti Skouw – Wutung,” kata dia.

Kepala Biro Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri Provinsi Papua, Suzana Wanggai. (Eveerth Joumilena / Koran Harian Pagi Papua)

Sementara untuk wilayah perbatasan Keerom, tambah Suzana, masih dalam tahap pembuatan master plan. “Kemarin sudah ada tim yang melihat secara langsung perbatasan di Waris, Keerom. Harapannya bisa segera rampung secepatnya,” tuntas dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo diminta memperhatikan wilayah perbatasan Merauke dan Pegunungan Bintang, agar masyarakat setempat mendapat sentuhan pembangunan sebagaimana yang diharapkan.

Gubernur Papua Lukas Enembe mengaku sangat mengapresiasi perhatian presiden yang membangun PBLN di Skouw, Kota Jayapura. Diharapkan pembangunan serupa dapat dialokasikan melalui kementerian terkait, di Kabupaten Merauke dan Pegunungan Bintang.

“Sebab wilayah perbatasan baik di Pegunungan Bintang maupun Merauke pun harus dibangun,” tutur dia. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here