Sekretaris KONI Papua, Kenius Kogoya. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Sekrertaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua,  Kenius Kogoya meminta,  kepada semua bidang-bidang yang sudah terbentuk untuk  lebih giat lagi dalam bekerja, sebab jika tidak aktif, maka pasti akan diganti.

Kenius  mengatakan, dengan bahwa yang sekarang ini struktur sudah dikurangi, pengurus KONI yang sekarang ini sudah dirampung menjadi kecil, lebih kecil dari periode yang kemarin. “Kita harapkan lebih aktif karena jumlahnya tidak sebesar kepengurusan kemarin, satu bidang hanya sekitar lima orang, nah itu orang-orag yanng terpilih dari sebagian di periode sebelumnya,” ujarnya.

“Kami harapakan mereka harus bekerja dengan baik agar disetiap waktu yang sebelumnya Gubernur sudah sampaikan bahwa kita kerja di KONI bukan untuk mengisi waktu. Jadi kalau tidak aktif sudah tentu pasti kita akan lakukan pergantian,”  ujar Kenius Kogoya, kepada awak media  diruang kerjanya, Rabu, (07/02/2018) kemarin.

 

“KONI pusat pun sudah siap untuk mereka kapan saja kita usulkan untuk adakan pergantian pasti mereka akan siap untuk itu. Kami juga sudah lakukan komunikasi dengan KONI pusat, karena kepengurusan kali ini itu akan menghadapi PON 2020, dan disiapkan untuk itu semua bidang sesuai dengan tugas pokoknya harus bekerja,” katanya.

“Jadi tidak ada alasan untuk itu kemudian banyak alasan dan harus bekerja. Datang kerja di KONI ini adalah bagian dari pengabdian, bukan cari uang di KONI, jadi jangan bilang ada uang baru kerja itu sangat keliru dan kalau mau cari uang bukan disini tempatnya,” tegasnya.

Untuk itu dia meminta, kepada pengurus untuk tetap konsisten dengan waktu dan bekerja, kita sudah siapkan absennya semua tahun kita akan lihat absensinya kalau tidak aktif. Kalau mereka pergi terus ada ijin dan keterangan jelas tidak apa-apa, tapi kalau tanpa keterangan dan tidak maau kerja ya sudah kita akan ganti lagi dengan orang lain yang mau bekerja pakta integritas ini akan tetap berlaku.

Disinggung terkait dengan masih ada pengurus yang tidak hadir dan selalu kantor KONI sepi, Keni menjelaskan masih terkendala dengan ruangan untuk bidang-bidang bisa bekerja. “Kendala kita disini memang ruangan kita disini tidak memenuhi  standar untuk bekerja, yang ada disini ruang meeting dan ruang pimpinan bidang-bidang tidak punya ruangan. Kita harapkan pembangunan di Mandala sudah bisa diselesaikan supaya KONI sudah bisa beraktifitas disana, menurut informasi tahun ini pembangunan di Mandala sudah selesai, kalau disana memang sudah lengkap semua ruang-ruang bidang dan mess atlet nanti disana juga,” ungkapnya. (Geis Miuguri / Koran Harian Pagi Papua)