Baru Satu Pemain Asing Gabung di Persipura,  Peter Butler Harap Keempatnya Berkualitas

0
490
Mantan Pelatih Persipura,  Peter Butler. (Geis Muguri / HPP)
Pelatih Persipura,  Peter Butler. (Geis Muguri / HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pelatih Persipura,  Peter Butler, nampaknya tidak ingin berspekulasi dalam perekrutan pemain asing untuk Persipura. Dari kuota empat pemain asing, baru satu pemain yang telah bergabung dengan Boaz Solossa dan kawan-kawan yaitu Pape N’Dauw asal Senegal. Sementara tiga sisanya, kata pelatih asal Inggris itu, hingga saat ini belum ada. Tetapi proses negosiasi masih terus berlangsung.

“Saya ingin pemain asing yang datang adalah pemain yang benar-benar berkwalitas. Karena, pemain-pemain Persipura saat ini memiliki kwalitas yang cukup baik. Kalau  secara kualitas lebih baik, saya mau dan pasti ok.” ujar Butler,, kepada wartawan Rabu (07/02/2018).

Ia menambahkan, Persipura sangat memerlukan pemain agar tim ini main solid menghadapi musim kompetisi 2018. Sebab itu, ia ingin pemain asing yang datang, dapat bergabung bersama pemain lain saat TC berlangsung di Batu Malang . “Untuk tim seleksi, tentu situasinya brbeda. Hanya mereka yang benar-benar  harus yang akan berangkat ke Malang.

Menyangkut pemain senior dan pemain baru, Peter yakin tidak ada persoalan. “Saya rasa pemain  senior pasti akan membantu pemain yang muda. Seperti Ricardo Salampess, Boaz Solossa, Yustinus Pae dan beberapa yang lain  dipastikan akan membantu pemain muda.

”Pasti kita akan buat kejutan. Kita kehilangan banyak  pemain, tapi di Papua ada banyak pemain yang punya kualitas,” ungkapnya optimis.

Salah satu pemain asing yang juga dikontrak Persipura, Pape, saat berkostum Dinamo Bucarest untuk Liga Francis, membuat dirinya adalah pemain inti pada Timnas Senegal. (http://www.africatopsports.com)

Sementara itu,  Media Officer Persipura,  Bento Madubun mengatakan, secara teknis pencarian pemain dan pembentukan menuju kompetisi menjadi tanggung jawab pelatih. Manajemen juga dalam posisi  memantau dan mengikuti kemudian secara internal melakukan evaluasi-.

“Tidak benar kalau kita bilang kita sudah siap, karena dalam kondisi seperti ini otomatis dibutuhkan banyak waktu untuk bagaimana meramu tim ini bisa menjadi padu. Kita masih menunggu proses keberangkatan dua pemain asing lagi. Semua pemain berdasarkan rekomendasi Peter Butler dan kita dalam proses pengurusan tiket mereka untuk menuju ke Indonesia, kami berharap dalam waktu 3 – 4 hari ini mereka sudah bisa berada di Indonesia,” katanya.

Ditambahkan, bahwa dirinya tidak bisa memastikan dua pemain itu, tetapi lebih kelihatan dua pemain itu berasal dari Afrika, kami baru akan memastikan.

“Dua pemain itu berasal dari benua Afrika, yang pemain Asia juga kita akan lihat kondisi nya, kalau memang mungkinkan kita buat kuota, dan kebetulan yang ada regulasi 3+1 yang tiga sudah ada proses yang satu kalau memang secara finansial kita mampu untuk beli pemain itu kita akan coba maksimalkan, demi kebaikan tim,” jelasnya.

Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano (tengah) didampingi Manajer Tim, Rudy Maswi, Sekretaris Umum, Rocky Bebena dan Media Officer, Bento Madubun, serta Clementino Lamury, Riza Pratama, Napoleon Saway dan Spencer Paoh dari PT Freeport Indonesia. (ISTIMEWA /Media Officer Persipura)

Sementara itu,  singgung terkait Memorandum Of Understending (MoU) penandatanganan kerja sama  dengan PT Freeport yang sebelumnya dalam minggu ini. Bento mengatakan  tertunda kita berharap lebih cepat lebih baik komunikasi kami dengan Freeport mereka ingin bisa cepat, karena mereka ingin juga mengucurkan dana itu, agar kita bisa langsung menggunakannya.

‘Kita merespon ini dengan baik, sayangnya ada sedikit kesibukan yang tidak bisa diinggalkan, sehingga penandatanganan MoU sedikit tertunda,” jelasnya.  (Geis Muguri  / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here