Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E. M.Si, di dampingi istri, Ny. Magdalena L. Awoitauw dan Sekda Kabupaten Jayapura, Drs. Yerry F. Dien beserta rombongan Kepala OPD saat melayat Alm. Bupati Kabupaten Kerom, Drs. Celsius Watae, di Kediaman Bupati Keerom, Arso 12, Kabupaten Keerom, Kamis (11/1/2018). (Irfan /Koran Harian Pagi Papua)

 

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Berpulangnya Bupati Keerom,  Drs. Celsius Watae,  pada Rabu (10/1/18) siang lalu sekitar pukul 14.00 WIT di RS Bhayangkara, sangat di rasakan oleh seluruh masyarakat  Tanah Tabi.

 

Dari sekian banyak sahabat maupun kenalan almarhum yang turut berduka cita dan sangat merasa kehilangan almarhum itu adalah Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E. M.Si.

 

Bupati Mathius yang selama ini mengenal sosok Almarhum Bupati Keerom,  Celcius Watae menyampaikan kepada seluruh keluarga almarhum, rasa belasungkawa yang sedalam dalamnya atas kepergian seorang tokoh masyarakat Tabi dan juga seorang Pamong yang baik, penyabar dan mempunyai ketenangan dalam memimpin.

“Yang jelas, seluruh masyarakat Tabi itu merasa kehilangan seorang tokoh masyarakat Tabi. Kepergian beliau ini merupakan kehilangan besar yang di rasakan masyarakat, karena beliau adalah seorang pamong yang sudah melayani cukup lama di Kabupaten Jayapura.,” ujarnya usai melayat di Kediaman Almarhum Bupati Keerom Celcius Watae, di Arso 12, Kabupaten Kerom, Kamis (11/1/2018) siang.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E. M.Si, di dampingi istri, Ny. Magdalena L. Awoitauw dan Sekda Kabupaten Jayapura, Drs. Yerry F. Dien beserta rombongan Kepala OPD saat melayat Alm. Bupati Kabupaten Kerom, Drs. Celsius Watae, di Kediaman Bupati Keerom, Arso 12, Kabupaten Keerom, Kamis (11/1/2018).

Lebih lanjut kata Bupati Mathius, atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Jayapura, dirinya menyampaikan turut berduka cita atas kepergian almarhum Celcius Watae.

“Semoga almarhum di terima di sisi yang maha kuasa dan keluarga di berikan ketabahan. Paling kita hanya mengambil pengalaman semasa hidupnya beliau, kebaikan-kebaikan, kesabaran yang di tujukan dan ketenangan yang di tumbuhkannya iya barang kali yang menjadi pelajaran untuk kita semua,” ucapnya.

Di tegaskan Bupati Mathius, sebagai orang percaya, dirinya yakin bahwa semua adalah rencana Tuhan.

Prosesi Pemakaman Almarhum Bupati Keerom. (Arif/Koran Harian Pagi Papua)

“Sebab, rencana Tuhan adalah rencana yang tidak bisa kita ketahui. Oleh karena itu, keluarga yang di tinggalkan harus kuat dan tegar serta percaya bahwa Tuhan lah yang mengatur semua perjalanan hidup kita saaat ini dan kedepannya,” kata Mathius.


“Dan sekali lagi atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Jayapura menyampaikan turut berduka cita atas kepergian beliau,” tandasnya.

Berdasarkan pantauan harian ini saat melayat, Bupati Mathius di dampingi istri, Ny. Magdalena L. Awoitauw dan Sekda Kabupaten Jayapura Drs. Yerry F. Dien, M.Si beserta sejumlah Kepala OPD, para Kabag dan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura ini di terima oleh Wakil Bupati Muh. Markum. (Irfan  / Koran Harian Pagi Papua)