Sosok Almarhum Bupati Keerom, Drs. Celsius Watae, MH, Dimata Kerabat

0
922
Almarhum Celcius Wate

Laporan : Arief Nugroho, KEEROM. (Wartawan Koran Harian Pagi Papua)

 

Almarhum Celcius Watae Dinilai Sebagai Figur Kebapakan dan Dekat Dengan Tuhan


Bupati Keerom Drs. Celsius Watae, MH saat menerima penghargaan dari Kepala BKKBN Dr. Surya Chandra Surapaty, MPH.Ph.D di Pendopo Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat (14072019). (istimewa)

 KEPERGIAN almarhum Drs. Celsius Watae, MH, pada Rabu (10/1/2018) ternyata membawa banyak kenangan bagi orang-orang yang pernah bersama, bekerja dan mengenal sosoknya. Lantas bagaimana sosok Putra Keerom asal Web, dimata mereka ? ikuti penuturan mereka berikut ini.

Sebagai Bupati Keerom, Drs. Celsius Watae MH ternyata dinilai sebagai sosok yang ngemong.Peniliaian  ini dikemukakan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kab Keerom, Karel F. Mambay.

 

‘’Yang paling menonjol dari sosok beliau, pak watae, adalah sosok yang kalau saya ibaratkan, adalah pohon beringin yang kehadirannya mengayomi dan memberikan kesejukan bagi siapa saja yang berada disekitarnya,’’ ungkapnya.

Ia juga mengenang Drs. Celsius Watae dekat dengan Tuhan, tak heran, setiap masalah atau kegiatan keagamaan, Watae memiliki kepedulian dan atensi yang besar.

Bupati Keerom, Drs. Celsius Watae MH. istimewa)

‘’Ada kenangan yang paling saya ingat, dalam beberapa iven keagamaan nasional beliau respon, seperti kegiatan Parisada Hindu tingkat nasional, beliau minta kita untuk datang dan beliau juga, demikian pula Pesparawi. Yang terakhir saat Safari Natal tahun 2017 yang baru, karena mengetahui ada kekurangan soal data gereja bahkan hingga tanggal 8 januari kemarin, beliau masih berikan tambahan dana agar 7 gereja yang belum dapat dana bisa mendapatkan bantuan dana dari pemerintah,’’kenangnya.

 

Ketua Komisi B DPRD Keerom, Markus Gonay.(Arif / Koran Harian Pagi Papua)

Sementara itu, salah satu tokoh pemuda adat Keerom asal Web yang juga Ketua Komisi B DPRD Keerom, Markus Gonay, mengemukakan hal yang tak berbeda jauh. Menurutnya Drs. Celsius Watae MH adalah sosok pemimpin yang berjiwa kebapakan.

‘’Drs. Celsius Watae MH, adalah sosok pemimpin asli Keerom yang dipersiapkan keerom agar bisa membangun keerom. Di Keerom ini ada 11 distrik dan 91 kampung, dari Alang-alang 5 sampai towe hitam diharapkan terbangun ternyata Tuhan berkehendak lain, secara manusia kita susah terima, namun secara iman, kita pasrahkan  kepada Tuhan. Semoga visi dan misi Keerom kedepan tetap diteruskan penggantinya,’’ujarnya.

Sementara itu dari kalangan militer, Dandim 1701/Jayapura, Letkol Inf. Nova Ismailyanto, menilai bahwa Drs. Celsius Watae adalah figure yang patut dicontoh dan diteladani. ‘’Secara pribadi dan mewakili TNI di Keerom, saya menilai, beliau adalah sosok pimpinan yang besar, bapak yang baik, dan kakak yang mampu memberikan contoh dan pembelajaran baik. Sifatnya tidak ‘gopoh’ (tergesa-gesa), serta tahu mana yang harus jadi prioritas dan mana yang belum jadi prioritas,’’ungkapnya.

Selain itu ia menilai, Watae juga mengajarkan bagaimana menjadi pimpinan yang memperhatikan kesejahteraan rakyatnya, bahkan diatas kepentingan dirinya dan keluarganya. ‘’Ini hendaknya jadi contoh kita bersama,’’lanjutnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kab Keerom, Karel F. Mambay. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

Sementara menyangkut kenangan yang dimilikinya selama menjalin kerjasama dengan Bupati Keerom, ia mengemukakan, bahwa semua kegiatan  yang dilakukan bersama beliau tak bisa kita lupakan, saat kita komunikasi tentang meningkatkan kesejahteraan di satu wilayah melalui program TMMD.

“Beliau selalu berikan masukan dan araham, dan beliau langsung yang meninjau mana lokasi yang pas untuk TMMD.

Beliau juga inginkan kedaulatan pangan bagi Keerom, sebagai lumbung pangan di Papya, maka ada kerjasama cetak sawah dan lainnya,’’ pungkasnya.

Saat ditanyakan tentang 3 hal yang pas untuk menggambarkan sosok Drs. Celsius Watae, MH, ia mengemukakan. ‘’Teladan, Berwibawa dan Dekat Dengan Tuhan,’’pungkasnya.

 

Bupati Keerom Sosok Rendah Hati

Legislator Papua Carolus Bolly.

Legislator Papua Carolus Bolly menyatakan Bupati Keerom Celcius Watae yang baru saja mangkat pada Rabu sore (10/1) sekitar pukul 14.10 WIT dikenal sebagai sosok yang rendah hati.

“Sosok Celcius Watae adalah tipe orang yang mau bertegur sapa dengan siapa saja. Beliau mengenal saya yang belum apa-apa di periode pertama jabatannya ketika itu,” kata Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua tersebut kepada Antara di Jayapura, Rabu.

Menurut Carolus, di sisi lain dalam tubuh pelayanan gereja, pihaknya merasa sangat kehilangan salah satu tokoh bagi umat Katolik di Papua.

“Beliau memiliki perhatian yang besar bagi umat Katolik di Papua, meskipun merupakan Bupati Keerom, perhatiannya tidak saja di wilayah Keerom tapi juga secara keseluruhan Bumi Cenderawasih,” ujar Carolus Bolly, yang dikutip dari LKBN ANTARA..

Untuk itu, pihaknya secara pribadi, atas nama keluarga dan keluarga besar Komisi III DPR Papua serta keluarga besar Partai Demokrat Provinsi Papua menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-sedalamnya atas wafatnya Celcius Watae.

Bupati Keerom, Drs. Celsius Watae MH dan Wabup Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, bersama Dansatgas Yonif 410/ALG, Letkol Inf. Hery Amrullah dan Kadinas Kesehatan Keerom, dr. Ronny JA Situmorang saat kegiatan Hari Kesehatan Nasional tingkat Keerom, kemarin. Aktivitas sebelumnya sebelum dipanggil Tuhan.
(Rif/Koran Harian Pagi Papua)

“Kami berdoa supaya almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan kepada keluarga yang ditinggalkan, kami juga mendoakan semoga diberikan kekuatan iman, ketabahan serta penghiburan dalam menghadapi duka cita ini,” katanya lagi.

Bupati Keerom Celcius Watae diduga meninggal dunia akibat serangan jantung. Ia tiba di RS Bhayangkara pada Rabu (10/1) sekitar pukul 09.00 WIT dan langsung diambil tindakan medis serta dimasukkan ke ruang perawatan khusus (ICU), namun sekitar pukul 14.10 WIT, Bupati Watae dinyatakan meninggal oleh pihak rumah sakit.

Sementara itu Sekda Kabupaten Keerom Waluyo Sejati yang dihubungi Antara secara terpisah mengatakan, kemungkinan jenazah akan disemayamkan di rumah dinas bupati di Arso. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here