Lapas Perempuan dan Anak di Keerom Mulai Tahap Pembangunan

0
396
Ilustrasi Warga Binaan Lapas Klas II A Abepura, dalam sebuah upacara pemberian remisi 17 Agustus 2017. (Eveerth/LintasPapua.com)
Ilustrasi Warga Binaan Lapas Klas II A Abepura, dalam sebuah upacara pemberian remisi 17 Agustus 2017. (Eveerth/LintasPapua.com)

KEEROM (LINTAS  PAPUA)  –  Asisten II Setda Keerom bidang Perencanan, Pembangunan dan Kesra, Hulman Sitinjak SE, MM, mengemukakan rencana pembangunan Lapas Perempuan dan Anak di Kabupaten Keerom oleh Kanwil Kumham Provinsi Papua, saat ini telah berjalan dan dalam tahap pembangunan gedung perkantorannya.

‘’Mengenai pembangunan Lapas di Keerom, secara prinsip Bupati Keerom, Drs. Celsius Watae, MH, telah memberikan dukungannya. Hal ini ditandai dengan pemberian lahan kepada Kanwil Kumham Papua untuk lokasi dimaksud seluas 500 meter persegi,” ujar  Asisten II Setda Keerom bidang Perencanan, Pembangunan dan Kesra, Hulman Sitinjak, SE, MM,  kepada wartawan di ruang kerjanya,  Selasa (9/1) kemarin.

Dirinya menjelaskan, saat ini tahap pembangunannya telah dimulai dengan dilakukannya pembangunan perkantoran oleh kementerian Kumham RI.

‘’Ya tahun 2017 lalu telah dimulai pembangunan gedung perkantoran, dan diharapkan tahun 2018 ini kementerian akan dapat melanjutkan pembangunan lapas anak dan perempuan tersebut hingga selesai,’’lanjutnya.

Asisten II Keerom, Hulman Sitinjak. (Arif /Koran Harian Pagi Papua)

Pihaknya menilai, Pembangunan Lapas ini oleh Kumham RI  sebagai hal yang akan berdampak positif bagi masyarakat Keerom, khususnya bagi masyarakat sekitar Bate dan Arso.

‘’Pembangunan Lapas ini tentunya berdampak luarbiasa ke kab Keerom. Pertama, secara ekonomi, kebutuhan warga binaan lapas akan dimanfaatkan dan diperoleh dari masyarakat Keerom, kedepan kita harap dalam rangka membuka kesempatan bagi masyarakat keerom, kalau ada peluang kerja tentu mengutamakan bagi masyarakat Keerom,’’lanjutnya lagi.

Sisi lain dari kehadiran lapas, dinilai akan berimbas ke sektor lain, salah satunya dari sisi peningkatan ekonomi kerakyatan, pembuatan sarana dan prasarana jalan dan jembatan serta peningkatan lifeskill yang dikembangkan di lapas anak dan perempuan itu. (Rif / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here