Logo PSSI (pssijatim.com)
Ketua Panitia Kongres PSSI Papua, Malhael Mabel saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jayapura Selasa (09/01/2018) kemarin. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Pengurus Asosiasi Kabupaten  dan Kota (Askab dan Askot) PSSI dari 29 Kabupaten/Kota dipastikan  akan menghadiri  kongres PSSI Papua yang akan digelar di Hotel Yasmin Jayapura, Rabu (10/01/2018) hari ini, yang mana akan diperebutkan oleh Max Olua (MO) dan Benhur Tomi Mano (BTM)

Kongres di pastikan sudah seratus persen siap untuk dilaksanakan, Asosiasi Kabupaten dan Kota  (Askab dan Askot) sudah melakukan registrasi mulai dari Selasa (09/01/2018) di Sekertariat Panitia Kongres di Hotel Yasmin.

Ketua Panitia Kongres PSSI Papua, Malhael Mabel mengatakan, untuk rencana kongres sudah melakukan registrasi dari semua Kabupaten dan Kota di Papua. “kita undang sudah seratus persen mereka sudah berada di sini,” ujar Malhael Mabel,  kepada wartawan di Jayapura Selasa (09/01/2018) kemarin.

Mabel menambahkan, di dalam kongres nanti yang jelas akan memaparkan program kerja 2018,2019 dan  menuju PON XX tahun 2020, itu mungkin adalah agenda pertama di dalam kongres yang perlu akan di bicarakan untuk bagaimana Papua mempersiapkan diri sebagai tuan rumah untuk menghadapi PON XX 2020 khusus sepakbola, selain pemilihan Ketua Umum PSSI Papua.  “Dua agenda ini yang merupakan agenda utama dalam kongres nanti,” ungkap Malhael Mabel.

Benhur Tomi Mano, siap maju sebagai calon Ketua Asprov PSSI Papua. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)

Selain pemilihan untuk dua calon Max Olua dan Benhur Tomi Mano sebagai ketua PSSI Papua, juga memilih Komite Excekutif (Exco) untuk periode 2018-2022. Ada enam calon masing-masing dua wakil perempuan Yustince Mebri dan Chatarina Pepuho serta empat kandidat laki-laki Nico Dimo, Piter Kalakmabin, Malhai Mabel dan Fachruddin Pasolo.

Sementara peserta akan PSSI kabupaten/kota, perwakilan klub profesional dan amatir, Liga 1, Liga 2, Liga 3 serta Asosiasi Futsal

Dari informasi yang dihimpun, keseluruhan  pemilik hak suara di kongres adalah 31 suara. Terdiri Asosiasi PSSI kabupaten/kota 12 suara. 18 suara dari klub dan satu suara dari Asosiasi Futsal.

Lanjut dia rencana yang nanti membuka kongres sendiri sebetulnya sudah mengundang KONI Provinsi. “Kami juga masih menunggu siapa yang nanti akan mereka utus untuk pembukaan. Gubernur sendiri beliau sangat antusias cuma mungkin ada agenda padat sehingga beliau tidak bisa ikut, tapi kalau untuk utusan itu pasti ada,” jelasnya.

Dari PSSI pusat sendiri juga belum ada, tetapi kita terus melakukan koordinasi,   nantinya  siapa yang akan diutus, pihaknya menunggu konfirmasi siapa yang akan hadir dalam kongres PSSI Papua nantinya.

Max Olua. siap maju sebagai Calon Ketua Asprov PSSI Papua. (Doc. LintasPapua.com)

Sebelumnya, Komite Pemilihan (KP) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua mengumumkan nama Calon Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan Comite Eksekutif. Nantinya, mereka bakal bersaing pada Kongres PSSI yang akan digelar pada Rabu (10/1/2018) hari ini.

Ketua Komite Pemilihan (KP) Asosiasi PSSI Provinsi Papua, Drs. Yotham Fonataba, MM didampingi Sekretaris Parson Horota dan anggota Daud Arim mengatakan, ada dua calon Ketua Umum yakni DR. Benhur Tomi Mano dan Max Olua.

Sementara Calon Wakil Ketua Umum, Rocky Bebena dan Steve Dumbon.
Sementara untuk calon Eksekutif Comite, Piter Kalakmabin, Yustince Mebri, Chatarita Louisa Pepuho, Nico Dimo, Malhai Mabel dan Fachrudin Pasollo.

Disebutkan, bahwa Fachrudin Pasollo awalnya tidak lolos verifikasi, tetapi ajukan banding dan komisi banding nyatakan lolos.  Selain itu, Yotham menjelaskan, Parson Horota yang awalnya lolos sebagai bakal calon exco mengundurkan diri, karena sesuai dengan aturan tidak bisa mencalonkan diri kalau masuk dalam Komite Pemilihan.

Sekilas Biodata Max Olua, selaku calon Ketua Umum Asprov PSSI Papua. (ISTIMEWA)

Sementara itu, Sekretaris Panitia, Arifin Soleh mengatakan,  semua pengurus PSSI Kabupaten/Kota ada yang punya  hak suara dan ada yang tidak, karena kepengurusannya sudah selesai.

Dikatakan, Asosiasi Kabupaten/Kota yang punya hak 12 suara, kemudian 18 suara dari klub dan satu suara dari Asosiaisi Futsal. Sehingga jumlah suara pada kongres PSSI Papua berjumlah 31 hak suara.

Lanjutnya, Askab PSSI yang kepengurusannya sudah selesai tetap bisa mengikuti kongres dan bisa menyampaikan saran dan pendapat tetapi tidak punya hak suara. “Yang jelas kita akan melakukan kongres mengacu pada statuta PSSI,” jelasnya.

Peserta dari Kabupaten sudah harus tiba di Jayapura  hari Selasa (09/01/2018) hari ini, sementara itu terkait dengan utusan dari PSSI pusat yang akan hadir pada kongres nanti, hingga saat ini panitia masih terus melakukan koordinasi dengan Asprov PSSI Papua,” Ya kita untuk sementara ini masih terus lakukan komunikasi siapa yang diutus,”. Kata Arifin.

Sementara itu, sekilas Benhur  Tommy Mano (BTM), yang kini menjabat  Wali kota Jayapura dan juga Ketua Umum (Ketum) Persipura Jayapura, sebelumnya adalah Ketua Umum Pengprov PSSI Papua periode 2013-2017.

Benhur  Tommy Mano menang dengan perolehan 19 suara meninggalkan pesaing terdekatnya, Mesakh Manibor yang sehari-hari sebagai Bupati Kabupaten Sarmi (waktu itu)  dalam forum musyawarah daerah (Musda) PSSI Papua yang digelar sehari, di Wisma Soccer, Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, pada tahun 2013.

Tanda-tanda kemenangan BTM sudah dapat terbaca, ketika dalam pencalonan sementara dari Pleno III Musda tersebut, pemilik suara dari klub dan Pengcab PSSI itu, sudah menetapkan BTM unggul 15 suara dan Mesakh Manibor 8 suara.

Baik BTM maupun Manibor memberanikan diri dan dicalonkan dari floor, karena Gubernur Papua, Lukas Enembe yang digadang-gadang menempati posisi tersebut, mengundurkan diri. Kondisi tersebut, akhirnya merubah seluruh skenario yang dipatok. Hasilnya dua nama tersebut menjadi pesaing di arena Musda yang dihadiri oleh perwakilan ISL, Divisi Utama, Divisi Satu, Dua dan Tiga PSSI serta Pengcab-Pengcab PSSI se kabupaten/kota.

Kini, mengingat masa jabatan ketua umum telah berakhir, sehingga melalui semua prosedur hingga Kandidat Max Olua dan Kandidat Tomi Mano,  siap maju dan datang dengan berbagai keunggulan dan komitmen untuk membangun PSSI Papua kedepan yang lebih baik. Siapakah nantinya yang terpilih ?? mari kita menunggu semua proses ini hingga selesai, tentunya banyak harapan para pesepakbola di Bumi Cenderawasih agar PSSI Papua terus maju, apalagi sepakbola sudah menjadi bagian dari semangat dan jati diri orang Papua. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here